Perdana, Direktur SDM Pelindo IV Tinjau Pelabuhan Parepare

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV (Persero), M. Asyhari melakukan kunjungan kerja perdana ke Pelabuhan Parepare diterima General Manager Parepare, Yusida M. Palesang.

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV (Persero), M. Asyhari melakukan kunjungan kerja perdana ke Pelabuhan Parepare diterima General Manager Parepare, Yusida M. Palesang.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV (Persero), M. Asyhari melakukan kunjungan kerja perdana ke Pelabuhan Parepare diterima General Manager Parepare, Yusida M. Palesang, baru-baru ini.

Tiba di salah satu pelabuhan yang dikelola Pelindo IV tersebut, M. Asyhari yang didampingi Asisten Sekretaris Perusahaan (ASP) Bidang Komunikasi Korporat, Hasrullah dan Asisten Senior Manager (ASM) Umum Rumah Tangga, Aminullah langsung memeriksa seluruh ruangan kantor dan memberikan beberapa arahan serta petunjuk terkait kebersihan dan penataan ruangan.

Advertisment

Dalam presentasinya, Direktur SDM dan Umum menekankan kepada para pegawai bahwa ada 3 hal yang harus dijalankan yaitu pertama, amanah UUD No 19 Tahun 2003 tentang BUMN, pada pasal 12 maksud dan tujuan pendirian perseroan adalah menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat.

Kedua, mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan (Agen of Development, dan Profit Oriented). Potensi Bisnis, dimana kebijakan Pemerintah yang fokus terhadap pengembangan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Ketiga, program tol laut pemerintah yang akan menciptakan pusat-pusat perekonomian baru di KTI, kekayaan SDA wilayah timur Indonesia yang berorentasi ekspor dan pertumbuhan arus barang dalam 5 tahun terakhir mencapai lebih dan 10% per tahun serta Kebijakan Internal Perusahaan.

Asyhari mengungkapkan, ada 24 pelabuhan strategis pendukung tol laut dimana pemerintah menetapkan ada 5 hub port dan 2 diantaranya berada di KTI dan dikelola oleh Pelindo IV, yaitu Pelabuhan Makassar dan Pelabuhan Bitung.

“Dalam kebijakan internal perusahaan, hal-hal yang perlu diperhatiakan adalah rencana Transformasi Perusahaan (coorporate transformation) dalam rangka mewujudkan cita-cita Perusahaan sebagai Lokomotif Indonesia Timur,”kata Asyahari.

Sedangkan dalam pengelolaan perusahaan lanjutnya, yang harus diperhatikan yaitu Strategic Objectives yang terdiri dari 3, yakni Govermen Agencies, Revenue Enchancement yaitu Port Productivity dan New Market Expansion. Selanjutnya, Cost Effectiviness dengan biaya yang efektif.

Dia juga menyampaikan bahwa saat ini masih cukup banyak potensi kelautan yang harus digali di Pelindo IV. Asyhari menyebutkan, pada sekitar 2014 di Kawasan Timur Indonesia, proyeksi Nilai Kelautan mencapai USD171 miliar atau setara kurang lebih Rp2.046 triliun (kurs saat itu Rp12.000 per USD). (**)