Pesta Demokrasi Dongkrak Belanja Masyarakat

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Kepala Bank Indonesia Sulsel, Bambang Kusmiarso mengatakan, tahun politik bisa menjadi amunisi tambahan bagi pertumbuhan ekonomi minimal 0,05 persen.

Hal ini disebabkan banyaknya pengeluaran yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Advertisment

Agenda pesta demokrasi pilkada serentak dinilai mampu menggairahkan pertumbuhan ekonomi meski nilainya kecil.

” Jadi bertambah pertumbuhannya karena pengeluaran baliho, kaos, dan atribut pilkada lainnya,” papar Bambang Kusmiarso di Kantornya, Rabu 3 Januari 2018.

Dia menambahkan, tahun politik 2018 akan mendongkrak belanja masyarakat dan akan menggairahkan ekonomi Sulsel terutama jika pilkada berjalan aman dengan damai tanpa keributan.

” Intinya harapan kami semoga pilkada berjalan aman dan damai tidak ada keributan yang bisa menghambat masuknya investor,” lanjutnya.

Sebelumnnya BI merilis kinerja ekonomi Sulsel diprakirakan kembali meningkat didukung optimisme masyarakat dan kegiatan usaha sektor perdagangan yang terus meningkat.

Hasil survei konsumen menunjukkan masyarakat semakin optimis dengan kondisi ekonomi Sulsel pada Desember 2017. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Desember 2017 sebesar 130,3 meningkat dari bulan sebelumnnya sebesar 123,3.

Optimisme masyarakat terutama didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi tercatat sebesar 128,3 meningkat dari periode sebelumnnya sebesar 114,5 didorong ketepatan waktu pembelian barang tahan lama di akhir tahun.

Sementara itu, indeks ekspektasi konsumen tercatat 132,2 meningkat dibandingkan bulan sebelumnnya sebesar 133,0 didoronf oleh ekspektasi pendapatan pada enam bulan kedepan yang akan lebih baik.(**)