Ikan Bandeng Salah Satu Pemicu Inflasi Sulsel 1,04%

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sulawesi Selatan tercatat mengalami inflasi sebesar 1,04% pada Desember 2017 terutama didorong kenaikan harga bahan makanan sebesar 2,59%.

Berdasarkan data yang dilansir Bank Indonesia Provinsi Sulsel komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada Desember 2017 salah satunya ikan bandeng. Berikutnya adalah beras dan telur ayam ras.

Advertisment

Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Bambang Kusmiarso mengatakan, peningkatan inflasi volatile food sejalan dengan kenaikan harga komoditas ikan bandeng, beras dan telur ayam ras karena didorong naiknya permintaan masyarakat di saat produksi belum memasuki masa panen. Faktor lain besarnya permintaan tiga komoditas tersebut karena adanya perayaan maulid nabi Muhammad SAW.

Meskipun secara umum mengalami inflasi, lanjut Bambang, namun terdapat komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain, jeruk, pepaya, jeruk nipis, daging ayam, dan kentang.

Kenaikan inflasi Desember 2017 tertinggi juga terjadi di Kota Parepare sebesar 1,11%. Kenaikan didorong komoditas beras dan telur ayam ras.

Sementara kenaikan tekanan inflasi di kota lainnnya berturut-turut adalah Makassar, Palopo, Bone dan Bulukumba. Masing-masing 1,09%, 0,93%, 0,63%, 0,30%. Komoditi yang sama juga menjadi pemicu kenaikan infasli di kota tersebut.(**)