Akhir 2017, Manajemen Pelindo IV Mutasi 18 Pejabat Struktural

MAKASSAR, DJOURNALIS.com – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mengakhiri tahun 2017 dengan melakukan mutasi kepada 18 pejabat struktural di lingkungan BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan ini.

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV, M. Asyhari mengatakan mutasi tersebut dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan dan atau memenuhi kebutuhan organisasi Perseroan.

Advertisment

“Ada tiga hal yang melatar belakangi mutasi ini, yaitu kekosongan jabatan, organisasi baru dan kebutuhan organisasi,” kata Asyhari, Rabu 3 Januari 2018.

Dia menuturkan bahwa sebelumnya terdapat beberapa jabatan yang kosong dan cukup lama tidak diisi oleh pejabatnya, antara lain General Manager Cabang Pelabuhan Ambon, oleh karena itu setelah melalui evaluasi dan penilaian terhadap beberapa calon, Direksi telah mendapatkan SDM yang dipandang cakap dan mampu untuk menjalankan amanah sebagai GM Cabang Pelabuhan Ambon.

“Dan sebagaimana lazimnya ibarat sebuah rangkaian gerbong, maka pergeseran satu orang tersebut telah menimbulkan konsekuensi kekosongan pula di tempat atau jabatan yang lain, sehingga perlu dilakukan pengisian jabatan,” lanjutnya.

Dia juga mengatakan, prosesi mutasi yang dilakukan saat ini mengalami perubahan dibandingkan dengan mutasi-mutasi sebelumnya. Di mana, ada dua hal yang menjadi kesepakatan Board of Director dalam hal ini, yaitu penyederhanaan proses dan paradigma baru dalam kegiatan mutasi Pelindo IV.

Selama ini kata Asyhari, mutasi cenderung dianggap sesuatu yang sakral, sehingga terkesan rumit dan berbelit-belit.

“Kedepannya, Direksi ingin mengubah hal tersebut dan dengan paradigma baru bahwa mutasi, baik rotasi, promosi maupun demosi adalah hal biasa dan merupakan satu kesatuan dari dinamika organisasi perusahaan untuk menstimulus pencapaian tujuan perusahaan,” ujarnya.

Oleh karena itu lanjut dia, idealnya mutasi dapat dilakukan setiap saat berdasarkan kebutuhan perusahaan. Bahkan mutasi kali ini dilakukan dengan sangat sederhana, baik dari sisi proses maupun pembiayaannya.

Saat ini sedang dilakukan review terhadap beberapa Peraturan Direksi terkait mutasi, seperti uang pindah akibat mutasi, sehingga lebih sederhana, efektif, efisien dan lebih berdaya guna.

Dia mengungkapkan bahwa mutasi kali ini juga menetapkan pejabat dalam rangka mengisi jabatan pada unit kerja baru yaitu Strategic Bisnis Unit (SBU) Pengelolaan Jasa Ketenagakerjaan, yang merupakan sebuah unit kerja baru untuk mengantisipasi potensi resistensi dari perspektif ketenagakerjaan sehubungan dengan rencana pengambilalihan dan atau pembelian 100% saham PT Equiport Inti Indonesia (anak usaha Pelindo IV), sekaligus antisipasi terhadap rencana kebijakan Pemerintah yang akan menetapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang kebijakan dalam pengelolaan ketenagakerjaan.

Disebutkan bahwa mutasi ini juga dalam rangka menindaklanjuti surat Dewàn Komisaris No 278/KPI.IV/XII/2017 tanggal 11 Desember 2017, perihal persetujuan atas usulan perubahan organisasi PT Pelindo IV (Persero) dan No 263/KPI.IV/XI/2017 tanggal 23 Nopember 2017, perihal persetujuan atas pembentukan SBU Pengelolaan Jasa Ketenagakerjaan pada PT Pelindo IV (Persero). Saat ini, organisasi PT Pelindo IV telah mengalami perubahan untuk menyesuaikan dengan strategi bisnis korporasi kedepan.

Adapun, penyerahan Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) No SK.1455/KP.304/DUT-2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang Pemberhentian, Pemindahan dan Pengangkatan di dalam Jabatan Pegawai di Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) telah dilaksanakan pada Kamis, 28 Desember 2017, bertempat di Ruang Rapat Direktur Utama Kantor Pusat PT Pelindo IV Makassar.(**)