Harga Rumput Laut di Pangkep Mulai Merangkak Naik

PANGKEP, DJOURNALIST.com –  Musim penghujan, harga rumput laut di Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten pangkep, alami kenaikan harga.

Melonjaknya harga rumput laut ini dipicu oleh cuaca ekstrim yang melanda perairan Pangkep beberapa pekan ini.

Advertisment

Hal ini disampaikan salah seorang petani rumput laut Surtini, ia menyampaikan pengaruh merangkaknya harga rumput laut ini karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

” Akibat kencang ombak jadi agak naik harganya, karena rumit pembibitannya, kalau diterjang ombak gampang sekali rusak bibitnya,” jelas Surtini.

Lanjutnya, saat ini harga rumput laut cukup tinggi kenaikannya, jika dibanding dengan tahun lalu.

” Memang tahun ini harganya naik, perkilonya itu jenis rumput laut kering 20 ribu, sementara tahun lalu itu masih 8 ribu per kilogramnya, kalau jenis rumput laut basah dengan bibit, dihargai 5 ribu perkilo dari yang dulunya hanya 3 ribu rupiah,” tambah Surtini.

Selain itu, di desa Tamangapa, beberapa kampung di daerah pesisir yang juga pembudidaya rumput laut, juga mengalami kenaikan harga yang serupa.

Sementara itu, untuk mendapatkan kualitas hasil rumput laut yang lebih baik, membutuhkan proses yang cukup panjang.

Pasalnya waktu yang dibutuhkan hingga proses panen membutuhkan waktu 45 hari, apalagi jika cuaca kurang bersahabat seperti sekarang ini, proses produksi akan jadi lambat.

Menurut petani jika musimnya tiba, dalam sekali panen rumput laut di pangkep dapat menghasilkan keuntungan hingga mencapai 20 juta rupiah.  (**)