Genjot Produksi Rempah, Kementan Siapkan Rp2,7 Triliun

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengaku, mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 Triliun untuk pengembangan komoditas rempah-rempah.

Hal tersebut disampaikan Amran usai
melepas ekspor perdana 6.700 ton komoditas jagung ke negara tetangga Filipina melalui pelabuhan Makassar, bersama Gubernur Sulsel didampingi Dirut Pelindo IV, Jumat 9 Maret 2018.

Advertisment

Ia mengatakan, Kementerian Pertanian (kementan) akan mendorong ekspor rempah-rempah tahun ini dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp2,7 triliun untuk membeli bibit lada, pala dan sebagainya.

Mengingat, lanjut Amran, 500 tahun yang lalu Indonesia cukup terkenal dengan komoditas rempah-rempah yang sangat diminati banyak negara, diantaranya Inggris dan Belanda.

“Kami akan kembalikan kejayaan Indonesia 500 tahun yang lalu, bekerjasama dengan TNI dan Polri. Karena rencana grand desain, pada 2045 nanti Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tegasnya.

Menurutnya, komoditas rempah-rempah berpotensi untuk meningkatkan nilai ekspor dalam jangka panjang.

Sebelumnnya, Kementan melakukan ekspor perdana 6.700 ton komoditas jagung ke negara tetangga Filipina, melalui Pelabuhan Makassar

Amran Sulaiman mengatakan, ekspor langsung komoditas jagung dari Pelabuhan Makassar yang dilakukan hari ini menjadi sejarah baru di Indonesia.

” Dulu, kita (Indonesia) impor jagung sebanyak 3,6 juta ton. Sekarang kita sudah ekspor jagung, dan ekspor langsung ini adalah sejarah baru bagi Indonesia,” tutup Amran.(**)