KPPU Berharap Harga Pangan Tetap Stabil Jelang Ramadan

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Makassar gelar forum jurnalis, dengan tema "Menjaga Kestabilan Harga dan Pasokan Pangan Menjelang Ramadan 2018", di Warkop Press Corner Jalan. Pengayoman

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Makassar gelar forum jurnalis, dengan tema "Menjaga Kestabilan Harga dan Pasokan Pangan Menjelang Ramadan 2018", di Warkop Press Corner Jalan. Pengayoman.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Makassar gelar forum jurnalis, dengan tema “Menjaga Kestabilan Harga dan Pasokan Pangan Menjelang Ramadan 2018”, di Warkop Press Corner Jalan. Pengayoman Nomor.8, Makassar. Jum’at, 9 Maret 2018.

Yang bertindak sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut yaitu, Syarkawi Rauf selaku Ketua KPPU, Amir Uskara selaku Anggota DPR-RI Komisi XI Bidang Keuangan, Perencanaan Pembangunan, Perbankan. Serta Bambang Kusmiarso, Kepala Bank Indonesia KPW Sulsel.

Advertisment

Forum Jurnalis ini digelar untuk mendiskusikan masalah-masalah pangan yang kerap terjadi menjelang bulan ramadan, bersama dengan awak media dan akademisi.

Syarkawi Rauf mengatakan bahwa perkembangan komoditas pangan pada ramadan tahun 2017 merupakan perkembangan yang terbaik.

“Harga komoditas pangan atau perkembangan inflasi selama ramadhan tahun lalu itu merupakan yang terbaik dalam delapan tahun terakhir. yang kita harapkan adalah prestasi itu bisa kita capai kembali di tahun ini”, ujarnya.

Anggota DPR-RI Komisi XI, Amir Uskara mengaku bahwa program yang dilakukan pemerintah Sulawesi Selatan bersama Bank Indonesia adalah yang terbaik untuk menekan inflasi.

“Kita harapkan apa yang dilakukan pemerintah dengan Bank Indonesia pada tahun kemarin itu terus dilakukan. Bagaiman bisa mengendalikan harga sehingga betul-betul daya beli masyarakat itu tidak terganggu selama bulan ramadhan maupun menjelang lebaran”, ungkapnya.

Bambang Kusmiarso, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini karena ia merasa ini memang momentum yang tepat untuk mendiskusikan masalah pangan menjelang ramadhan.

“Pada saat saya mendapat undangan untuk ikut berdiskusi disini, saya menyambut dengan sangat gembira. Karena memang ini merupakan suatu hal yang sangat penting dan momentumnya sangat tepat”, cetus Kepala Bank Indonesia KPW Sulsel itu.(**)