OJK Minta BPR/S Sulselbar Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Dalam sarasehan perkembangan kinerja BPR & BPRS Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 di Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua Kamis, 15 Maret 2018, OJK meminta BPR/S Sulselbar Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan.

Imbauan tersebut terkait ketentuan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/SEOJK.07/2017 tentang Pelaksanaan Kegiatan dalam Rangka Meningkatkan Literasi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/SEOJK.07/2017 tentang Pelaksanaan Kegiatan dalam Rangka Meningkatkan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) termasuk BPR/S diwajibkan melakukan kegiatan literasi dan inklusi keuangan.

Advertisment

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut BPR/S disarankan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak sehingga dampak kegiatan bisa dirasakan masyarakat luas seperti kegiatan sosialisasi, workshop, simulasi dan pendampingan.

Sementara, untuk kegiatan inklusi BPR/S bisa dilakukan perjanjian kerja sama penyaluran kredit, peluncuran produk-produk baru dan pembukaan kantor cabang baru.

” Harapannya, dengan upaya yang dilakukan BPR/S akan meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, “ujar Zulmi, Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Hadir dalam sarasehan Dani Surya Sinaga, Direktur Pengawasan Lembaga jasa Keuangan Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua dan Teguh Kurniawan, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1. (**)