Nilai Ekspor Terbesar Sulsel Melalui Pelabuhan Balantang Malili

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis ekspor terbesar Sulawesi Selatan di bulan Maret 2018 melalui Pelabuhan Balantang Malili.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis ekspor terbesar Sulawesi Selatan di bulan Maret 2018 melalui Pelabuhan Balantang Malili.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis ekspor terbesar Sulawesi Selatan di bulan Maret 2018 melalui Pelabuhan Balantang Malili dengan nilai US 58,58 juta dollar amerika ( 63,74 persen), disusul pelabuhan Sukarno Hatta Makassar dengan nilai US 12,48 juta dollar amerika (13,58 persen) dari total nilai ekspor Sulsel.

Dibandingkan dengan bulan Februari 2018, ekspor Sulawesi Selatan melalui Pelabuhan Balantang Malili menurun sebesar 12,88 persen dan ekspor yang melalui pelabuhan Sukarno Hatta Makassar juga mengalami penurunan sebesar 4,39 persen.

Advertisment

Adapun lima komoditas utama yang diekspor pada bulan Maret 2018 yaitu Nikel, biji-bijian berminyak dan tanaman obat, kayu dan barang dari kayu, gandum-ganduman, serta lak getah dan damar dengan distribusi presentase masing-masing sebesar 63,74 persen, 10,12 persen, 6,25 persen, 5,37 persen dan 3,64 persen.

Sebagian besar ekspor di bulan tersebut ditujukan ke negara Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat dan Filipina dengan Proporsi masing-masing 66,78 persen, 14,09 persen, 6,10 persen dan 5,41 persen.

Sementara untuk impor terbesar Sulsel pada bulan Maret 2018 yaitu melalui Pelabuhan Makassar dengan nilai US 73,79 juta dollar amerika (79,30 persen) . Kemudian disusul pelabuhan Malili dengan nilai US 15,95 juta dollar amerika (17,14 persen) dari total nilai impor Sulsel.

” Dibandingkan dengan bulan Februari 2018 impor Sulsel melalui Pelabuhan Makassar mengalami peningkatan sebesar 36,60 persen dan impor yang melalui pelabuhan Malili meningkat sebesar 632,94 persen,”ujar Nursalam Kepala BPS Sulsel di Kantornya, Senin 16 April 2018.

Adapun lima komoditas utama yang diimpor pada bulan Maret 2018 yaitu Bahan Bakar Mineral dengan nilai sebesar US 36,02 juta dollar amerika (38,71 persen), gula dan kembang gula dengan nilai sebesar US 11,18 juta (12,02 persen) , gandum-ganduman dengan nilai sebesar US 10,91 juta dollar (11,73 persen), kapal laut dengan nilai sebesar US 7,85 dollar amerika (8,44 persen) serta mesin-mesin pesawat mekanik dengan nilai sebesar US 7,39 juta dollar amerika (7,94 persen) dari total nilai impor Provinsi Sulsel.

Sebagian besar impor pada bulan Maret 2018 didatangkan dari Singapura, Tiongkok, Thailand dan Jepang dengan proporsi masing-masing 40,04 persen, 15,93 persen, 15,64 persen dan 9,47 persen.

” Nilai Impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Sulsel pada bulan Maret tercatat mencapai US 93,05 juta. Angka ini mengalami peningkatan 15,94 persen bila dibandingkan nilai impor Februari yang mencapai US 80,26 juta dollar amerika. Sementara itu, capaian Maret 2018 tercatat mengalami peningkatan sebesar 19,51 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnnya yang mencapai US 77,86 juta dollar amerika,” tutup Nursalam.(**)