Kunjungi MNP, Jenderal Moeldoko Apresiasi Progress Pembangunan

Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal (Purn) TNI, Moeldoko mengapresiasi pembangunan Makassar New Port (MNP).

Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal (Purn) TNI, Moeldoko mengapresiasi pembangunan Makassar New Port (MNP).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal (Purn) TNI, Moeldoko mengapresiasi pembangunan Makassar New Port (MNP) yang progressnya per 22 April 2018 telah mencapai 66,62%.

Hal itu diungkap mantan Panglima TNI ini, saat mengunjungi lokasi pembangunan salah satu Proyek Strategis Nasional, MNP, usai menghadiri “Dialog Kebangsaan” di Monumen Mandala, Makassar, Rabu 25 April 2018.

Advertisment

Saat melihat langsung lokasi pembangunan MNP, Moeldoko yang didamping Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung dan Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan Pelindo IV, Farid Padang, mengatakan bahwa ada tiga hal yang dia apresiasi dari pembangunan tersebut.

“Pertama yang saya apresiasi adalah progressnya. Kedua dari sisi efisiensi dan yang ketiga adalah dari segi daya tahan fasilitasnya karena dari segi daya tahan, didesain menggunakan teknologi konstruksi yang tinggi,” ujarnya.

Direktur Utama Pelindo IV, Doso Agung menyebutkan progress pembangunan MNP cukup cepat.

Kondisi itu untuk mengejar target yang telah dipatok, agar MNP Tahap I bisa kelar pada Oktober mendatang dan berfungsi optimal pada awal 2019 nanti.

“Hingga 22 April 2018, realisasi fisiknya sudah mencapai 66,62%,” sebut Doso Agung.

Diperlukan integrase jaringan jalan dari gate MNP ke jalan tol dengan koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan menurut Moeldoko, akan ada tindak lanjut setelah mendengar informasi dari Dirut Pelindo IV.

Dirut Pelindo IV menuturkan, MNP Tahap I dibangun secara paket. Untuk paket A yang pembangunannya sudah dimulai sejak Juni 2015, saat ini progressnya sudah mencapai 77,37%.

Paket B yang dibangun sejak September 2016, realisasi fisiknya sudah 67,11% dan paket C yang dibangun bersamaan dengan paket B, progressnya kini sudah 48,30%.

Sistem dermaga yang diaplikasikan adalah secant pile dengan sistem boring yang bisa mengefisiensikan waktu dan biaya dengan kualitas yang lebih baik, di mana penerapannya baru ada dua di dunia, yaitu di Liverpool dan Makassar New Port.

Dermaga ini adalah dermaga modern yang terkoneksi dengan jaringan kereta api Trans Sulawesi dan akan dioperasikan terintegrasi dengan pusat logistik Kawasan Berikat.

Proyek MNP telah ditinjau oleh Wapres, Jusuf Kalla dan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno beberapa waktu lalu dan proyek ini merupakan Proyek Strategis Nasional.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan Pelindo IV, Farid Padang menambahkan untuk paket A, pihaknya sedang membangun reklamasi untuk dermaga, fabrikasi tulangan struktur secant pile dan borepile dermaga, serta pekerjaan secant pile dan borepile.

“Di paket B, saat ini sedang dikerjakan pekerjaan reklamasi area container yard, pekerjaan soil replacement area causeway, pekerjaan revetment, pengecoran saluran precast dan produksi paving block,”ujar Farid.

Sementara itu, pekerjaan yang sedang dikerjakan di paket C adalah, produksi core 1 – 5 kg, produksi underlayer 5 – 10 kg, pemasangan core breakwater (1 – 5 kg) dan pemasangan toe protection breakwater 100 – 160 kg.(**)