Ramadan, XL Axiata Jangkau Jaringan Internet Hingga Pelosok

Menyambut Ramadan 1439 H, XL Axiata North Region kembali memastikan fokusnya untuk terus menjalankan strategi perluasan jaringan hingga ke pelosok.

Menyambut Ramadan 1439 H, XL Axiata North Region kembali memastikan fokusnya untuk terus menjalankan strategi perluasan jaringan hingga ke pelosok.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Menyambut Ramadan 1439 H, XL Axiata North Region kembali memastikan fokusnya untuk terus menjalankan strategi perluasan jaringan hingga ke pelosok.

XL Axiata berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam menyediakan infrastruktur jaringan internet cepat bagi masyarakat di wilayah pendalaman.

Advertisment

Yakni daerah-daerah yang relatif cukup sulit dijangkau melalui jakur transpirtasi baik darat, laut maupun udara.

“Keberadaan jaringan internet cepat ini akan menjadi jembatan penghubung yang penting bagi masyarakat, industri, dan pemerintah di daerah-daerah tersebut,”terang Desy Sari Dewi, Vice President North Region, Rabu 30 Mei 2018.

Lebih lanjut, Desy Sari Dewi mengungkapkan perluasan jaringan 4G dari XL Axiata terus merambah daerah pelosok di North Region.

Beberapa daerah di Kalimantan yang baru saja mendapatkan layanan 4G LTE dari XL Axiata antara lain Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Bengkayang di Kalimantan Barat.

Sedangkan Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Bombana, Pahuwatu di Gorontalo merupakan daerah di Sulawesi yang juga baru saja merasakan layanan 4G LTE dari XL Axiata.

“Jumlah BTS 4G secara total hingga saat ini telah mencapai lebih dari 22 ribu BTS, dengan total jumlah pelanggan 4G mencapai sekitar 30 juta,”ungkapnya.

Sementara itu, Chief Premium Segment Officer XL Axiata, Rashad Javier Sanchez menambahkan, XL Axiata menghadirkan beragam layanan memenuhi kebutuhan beribadah, beramal, bersilaturahmi, dan berbagai aktivitas produktif lainnya selama bulan suci dan Lebaran.

“Semua produk dan layanan tersebut disajikan dengan didukung jaringan Data yang berkualitas, termasuk jaringan internet cepat yang hingga saat ini sudah menjangkau hingga 376 kota/kabupaten di seluruh Indonesia,”jelas Rashad.  (**)