Tren Pengiriman Berubah, JNE Bisa Kirim 20 Juta Barang Per Bulan

kegiatan Kopiwriting bersama Kompasiana bertemakan Bisnis Online Yang Menjanjikan di ON20 Sky Lounge Hotel Aston Makassar, Kamis 9 Agustus 2018.

kegiatan Kopiwriting bersama Kompasiana bertemakan Bisnis Online Yang Menjanjikan di ON20 Sky Lounge Hotel Aston Makassar, Kamis 9 Agustus 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com –
Maraknya gaya belanja online yang digandrungi masyarakat saat ini membawa angin segar bagi perusahaan jasa pengiriman barang. Salah satunya PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).

” Trend pengiriman barang sudah berubah, kalau di tahun 2010an orang-orang hanya terbiasa mengirim barang-barang kecil seperti buku dan makanan, sekarang sebagian besar pengiriman dari bisnis online, bahkan kita pernah kirim lemari dan jenazah,” kata Head Of Marketing Communication Division JNE, Mayland Hendar Prasetyo pada kegiatan Kopiwriting bersama Kompasiana bertemakan Bisnis Online Yang Menjanjikan di ON20 Sky Lounge Hotel Aston Makassar, Kamis 9 Agustus 2018.

Advertisment

Menurutnya, pergeseran pola belanja masyarakat dari konvensional ke belanja online atau e-commerce juga memicu volume pengiriman meningkat 20-30 persen per tahunnya.

” Sebagai perusahaan kuris ekspres dan logistik selama 28 tahun, kita selalu siap mendukung potensi dan peluang dari bisnis online yang sedang tren saat ini,” paparnya di hadapan blogger dan media Makassar.

Mayland mengaku pengiriman barang setiap bulannya mencapai 19-20 juta pengiriman.

Hal itu tidak terlepas dari komitmen JNE terus memberikan pelayanan terbaik, melakukan inovasi produk baru di berbagai sektor, seperti infrastruktur, teknologi dan informasi serta SDM.

” Salah satu inovasi produk kita “Pesona” Pesanan Oleh-oleh Nusantara, kita juga sudah menjalin kerjasama dengan e-commerce dan pihak-pihak lain, sehingga bisa turut berkotribusi mendukung UKM dan perekonomian Indonesia,”tambahnya.

Sementara Direktur E-Business Kominfo Azhar Hasyim, menambahkan, potensi bisnis online, baik online shop, marketplace maupun e-commerce saat ini sudah tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pasalnya, berdasarkan data Kominfo dari 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telpon pintar tidak saja sebagai wadah komunikasi dan mencari informasi, tetapi sebagai bisnis online.

” Bisnis online di Indonesia memiliki nilai bisnis mencapai USD 12 Miliar, berpeluang besar menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia tahun 2020 nanti,”sebut Azhar.

Hadir dalam Kopiwriting Branch Manager JNE Makassar, Andrey Laogi, Head Of Marketing Communication Division JNE, Mayland Hendar Prasetyo, Direktur E-Business Kominfo Azhar Hasyim, MIT, Owner BAYE Devina Dewilarasati dan Dima Esterina serta awak media dan bloggers Makassar.

Selain di Makassar, kegiatan serupa juga diadakan di Semarang, Medan, Denpasar, Pontianak dan Tangerang. (**)