Triwulan III 2018 Ekonomi Sulsel Tumbuh 7,17 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel melakukan press rilis terkait pertumbuhan ekonomi Sulsel. (Foto:ist)

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel melakukan press rilis terkait pertumbuhan ekonomi Sulsel. (Foto:ist)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2018 tumbuh 7,17 persen (y-on-y).

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi  dicapai oleh Lapangan Usaha Konstruksi sebesar 14,48 persen.

Advertisment

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh 14,35 persen.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistis BPS Sulsel Didik Nursetohadi menuturkan, Ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan III-2018 meningkat terhadap triwulan sebelumnya sebesar 5,40 persen (q-to-
q).

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan Usaha Konstruksi yang tumbuh 10,82 persen.

” Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan jasa yang tumbuh sebesar 12,84 persen,”ujar Didik saat press rilis pertumbuhan ekonomi di kantor BPS Sulsel jalan H Bau Makassar, Senin (5/11/2018)

Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Sulsel Dr Fahruddin menambahkan, Ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan III-2018 (c-to-c) tumbuh 7,29 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 13,86 persen.

Sementara di sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga yang tumbuh sebesar 17,03 persen.

Fahruddin menambahkan, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2018 terhadap Triwulan III-2017 (y on y) Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2018 dibanding triwulan III-2017 (y-on-y) tumbuh 7,17 persen.

Pertumbuhan didukung oleh hampir semua lapangan usaha kecuali Pertambangan dan Penggalian serta Industri Pengolahan yang mengalami penurunan sebesar 2,21 persen dan 0,40 persen.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Konstruksi sebesar 14,48 persen, diikuti oleh Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 13,07 persen dan Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 12,21 persen. (**)