PHI Perkenalkan Konsep Baru untuk Pariwisata di Phinisi Hospitality Fair 2018

Phinisi Hospitality Fair (PHF) 2018 yang digelar oleh Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) dibuka langsung Ketua PPK Provinsi Sulawesi Selatan, Liestiaty F Nurdin di Atrium Tokyo Mal Phinisi Point, Rabu (14/11/2018).

Phinisi Hospitality Fair (PHF) 2018 yang digelar oleh Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) dibuka langsung Ketua PPK Provinsi Sulawesi Selatan, Liestiaty F Nurdin di Atrium Tokyo Mal Phinisi Point, Rabu (14/11/2018).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Phinisi Hospitality Fair (PHF) 2018 yang digelar oleh Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) dibuka langsung Ketua PPK Provinsi Sulawesi Selatan, Liestiaty F Nurdin di Atrium Tokyo Mal Phinisi Point, Rabu (14/11/2018).

Dalam sambutannya, Liestiaty mengaku sangat senang atas nuansa baru yang didesain pada PHF dengan mengangkat Health Tourism untuk tujuan kesehatan.

Advertisment

Melalui kegiatan ini, Liestiaty berharap kedepannya PHI bisa menghadirkan terobosan yang baru dan membuat Makassar bisa lebih ramai lagi.

CEO Phinisi Hospitality Indonesia, Anggiat Sinaga mengatakan, melalui PHF 2018 yang bertemakan ‘Health Tourism’ PHI ingin memperkenalkan pasar dengan konsep baru untuk pariwisata.

“Kita mencoba membuat pasar baru dengan menggandeng rumah sakit sesuai konsep dari PHF 2018 yaitu Health Tourism. Melihat fasilitas baru yang mumpuni di Makassar seperti rumah sakit untuk check up sebelum berwisata,” kata Anggiat.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 booth mulai dari travel, kesehatan, kecantikan, maskapai, dan beberapa tenant pendukung lainnya dari pemerintah.

Berbagai penawaran khusus juga diberikan oleh hotel yang dinaungi oleh PHI seperti harga kamar mulai dari Rp398 ribu/malam hingga promo paket wedding diskon up to 15 persen.

“Kegiatan PHF ini juga dibuat untuk mengangkat okupansi di awal tahun dari hotel-hotel dibawah naungan Phinisi Hospitality Indonesia,”jelas Richwan Wahyudi, Marcomm Claro Hotel Makassar. (*)