Pelaku UMKM Khas Makassar Raup Untung Berkat JNE

Toko Tas Sutra Makassar sedang melakukan packingan untuk dikirim ke pelanggan melalui jasa pengiriman JNE.

Toko Tas Sutra Makassar sedang melakukan packingan untuk dikirim ke pelanggan melalui jasa pengiriman JNE.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Tak dipungkiri, Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) maupun Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Makassar sangat butuh sistem logistik yang kuat, agar bisa berkontribusi meningkatkan perekonomian daerah.

Butuh jasa pengiriman logistik yang serba cepat, murah dan canggih agar pengiriman barang tak lama sampai ke coustemer.

Advertisment

Karenanya, tak sedikit orang kepincut mengandalkan pengiriman paket lewat PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang diklaim termurah, tercepat dan didukung jejaring outlet yang tersebar dimana-mana sehingga mudah dijangkau.

Tercatat, di wilayah cakupan Kantor Cabang Makassar yang membawahi Sulawesi Selatan dan Barat, jumlah outlet JNE yang disebut sebagai agen kini mencapai 171 agen. Terbanyak 59 agen ada di kota Makassar.

“Makassar berkontribusi terbesar sampai 60% dari frekuensi pengiriman,” aku Kepala Cabang JNE Makassar Andrey Laogi.

Dengan kemudahan layanan dan persebaran jaringan agen di mana-mana, Andrey berharap ini akan memudahkan pengirim karena tidak terlalu jauh dari kediaman konsumen.

TIGA PELAKU UMKM RASAKAN MANFAAT JNE

Kemudahan ini juga yang tengah dirasakan Toko Tas Sutra Makassar, setiap hari puluhan jenis produk tas berbahan sutra lagosi itu bisa menyebar sampai ke pelanggan di seluruh kota-kota besar di Indonesia hingga pelosok daerah berkat dukungan layanan pengiriman dari JNE.

Hal ini membuktikan layanan pengiriman JNE saat ini masih menjadi pilihannya memenuhi permintaan.

” Sehari kami bisa kirim sampai 30 paket lewat JNE, tergantung juga dari costumer, kadang banyak atau juga tidak,”tutur Anna Triana Erwansyah, Owner Toko Tas Sutra Makassar, Rabu 14 November 2018.

Setelah 10 tahun bergelut di bisnis tas berbahan sutra khas Makassar, toko nya bahkan dipercaya JNE menjadi agen di Wilayahnya.

” Sudah lebih dari 10 tahun, bahkan semenjak JNE masuk ke Makassar kami malah langsung diminta untuk jadi agen JNE wilayah Panakukang Makassar, sangat membantu usaha karena lebih cepat sampai ke coustemer, mereka juga lebih memilih pengiriman barang lewat JNE,” sebut Anna yang mengaku produknya banyak dipakai ibu-ibu pejabat ini.

Anna menyebut, aneka produk tas sutra bertema budaya khas Sulawesi yang diberi nama Tas Losari, Kayangan, Bulusaraung dan Samalona dan dibanderol dari harga Rp35.000 hingga Rp2,300,000 ini dengan mudah sampai ke pelosok daerah berkat jasa pengiriman JNE.

Tak risau dengan lambatnya pengiriman, Anna pun dengan mudah mempromosikan aneka tas pesta, travel bag, tas santai, tas ransel dan tas troly dari bahan sutra ini menjadi oleh-oleh Khas Makassar.

Tentu dengan banyaknya permintaan yang dibarengi pelayanan yang prima dan pengiriman yang tepat dan cepat, Anna mengaku bisa meraup omzet hingga puluhan juta setiap bulannya.

Senada Owner CV Khansa Gaza, M Waqas Mahmoed menilai UMKM di Makassar sangat membutuhkan sistem logistik yang cepat dan tepat agar bisa berkontribusi meningkatkan perekonomian daerah.

Ia yang juga terlibat membina 200 UMKM di Makassar menilai UMKM yang mengandalkan jasa pengiriman bersama perusahaan jasa pengiriman logistik menjadi simbiosis mutualisme.

” Pelayanan, promosi dan pendekatan ke calon-calon konsumen itu tugas kami tapi penting juga support dari jasa pengiriman logistik, ibaratnya saling membutuhkan dan saling menguntungkan. Sehingga mampu tumbuh bersama. Secara berkelanjutan tentu akan berkontribusi besar terhadap pergerakan ekonomi daerah dan nasional,”ujar Waqas yang mengaku semua produk nya berbahan rumput laut.

Untuk sampai ke pelanggannya di daerah Jawa dan Kalimantan misalnya, tentu kata Waqas sangat penting dibutuhkan jasa pengiriman logistik yang menawarkan kepastian kecepatan untuk sampai ke alamat.

Sekedar diketahui, untuk lima jenis produk berbahan rumput lautnya seperti, Kerupuk Cumi Rumput Laut, Biskuit Daun Kelor Rumput Laut, Kacang Disko Rumput Laut, Seaweed Cocktail dan Terasi Udang Rumput Laut dibanderol rata-rata Rp12.500 hingga Rp15.000.

” Rata-rata sekali produksi 1000 pcs untuk memenuhi permintaan ke seluruh wilayah, sangat kita butuhkan jasa pengiriman logistik untuk sampai ke tangan konsumen,” pungkas pria yang sudah tiga tahun menggeluti usahanya.

Lain lagi dengan Fakhruddin Pemilik Toko Oleh-Oleh Kareba Makassar. Sejak 2015 menggeluti bisnis oleh-oleh Makassar seperti sirup markisa, kerajinan Toraja, peci bugis Makassar dan oleh-oleh khas lain usaha nya banyak dibantu jasa pengiriman logistik.

Untuk memastikan semua pesanan sampe ke kota-kota terjauh seperti Aceh dan Kupang sebagian besar dikirim lewat jasa pengiriman jalur JNE.

“Alhamdulillah, banyak yang beli meski tidak sampai seratus per hari, seluruhnya keluar Makassar. Paling banyak ke Kupang. Mereka para perantau dari Makassar yang beli dan sebagian besar kita kirim pake JNE,” aku pria kelahiran Makassar 30 Mei 1988 ini.

Menurut Fakhruddin, jasa logistik sangat membantu bisnis UMKM terutama yang punya posisi bisnis yang sama dengan miliknya yang benar-benar bersentuhan dan mengandalkan pengiriman lewat jasa logistik

Namun, sebagai pebisnis ia lebih banyak mempertimbangkan biaya termurah di setiap pengiriman dan tercepat.

Fakhruddin mengklaim, konsumennya jauh lebih senang pada pelayanan JNE. Konsumen lebih yakin barang cepat sampai karena didukung oleh jejaring outlet JNE yang dekat dengan kediamannya dengan biaya terjangkau.

“Saya tawari jasa yang lain. Tidak mau. Maunya JNE saja. Dia mau pakai itu dan yakin lebih sampai JNE,” tutur Fakhruddin.

Selain itu,  Fakhruddin juga memuji aplikasi My JNE yang memudahkan pengecekan status pengiriman. Yang paling berkesan lanjutnya, adalah karyawan JNE kembali melakukan pengemasan pada paket kiriman. Ini semakin menambah keyakinan konsumen terhadap keamanan paket. Betul-betul menjaga kualitas pengiriman.

“Barang kita dibungkus lagi oleh JNE. Bungkus tambahan. Jadi lebih mengantisipasi keamanan paket. Saya juga pakai My JNE. Bisa monitor sudah di mana paket kirimannya,” tuturnya.

JNE PERLUAS PASAR UMKM

Branch Manager JNE Makassar, Andrey yang dihubungi via selularnya menyebutkan, saat ini dengan mudah konsumen bisa memperoleh jenis oleh-oleh khas di daerah masing-masing cukup dengan membuka website http://pesonanusantara.co.id/.

“Ada banyak pilihan di situ,”kata Andrey.

Menurutnya, JNE saat ini konsen untuk memediasi UMKM serta memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha.

Pihaknya memiliki program yang mengakomodir para pelaku Usaha Kecil dan Menengah.

Selain itu juga untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kuliner-kuliner nusantara tanpa harus mendatangi kota dimana kuliner itu berada.

“Program kita itu namanya Pesona JNE. Pesona itu singkatan dari Pesanan Ole-ole Nusantara. Ini berbasis technologi IT, dimana pelanggan bisa melakukan pemesanan via website atau lewat telepon,” ujarnya menjelaskan.

Di Makassar sendiri pihaknya terus menerus melakukan kemitraan dengan UMKM yang memiliki produk khas Makassar.

“Jadi kami memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKN untuk meluaskan pasarnya lebih luas. Jadi otomatis akan menambah pasar dan tentunya ujung-ujungnya adalah peningkatan usaha bagi mereka,” ujarnya.

Dia mengatakan, Makassar ini terkenal dengan beberapa penganan khas yaitu otak-otak, sutera, kopi, kacang telor sampai dengan minyak tawon.

Pihaknya juga saat ini tengah memikirkan bagaimana mengakomodir kuliner khas seperti Coto dan Pallubasa.

“Tentunya ini butuh kemasan khusus. Tapi sebenarnya saat ini kita sudah memiliki vendor bumbu kuliner tradisional khas bugis Makassar yang juga terdapat di Pesona. Bumbu jadi. Memang masih perlu diolah,” katanya.

Dia mengatakan, di Makassar ini memang terkenal banyak kuliner yang dicari-cari oleh masyarakat di Nusantara. memang belum semuanya masuk dalam Pesona, karena persoalan kemasan.

“Tapi kami berupaya untuk memberikan edukasi kepada mereka agar mampu membuat kemasan yang bagus, higienis, dan tahan lama,” ujarnya.

Sementara itu, Person In Charge (PIC) Pesona JNE Makassar, Fitri Sartika mengatakan, saat ini sudah terdapat beberapa penganan khas yang terdaftar dan tak menutup kemungkinan untuk terus bertambah.

“Kami rutin memonitor kegiatan-kegiatan mereka. Biasanya melalui kegiatan itu kami perkenalkan Pesona,” katanya.

Syarat untuk menjadi vendor Pesona JNE lanjutnya, tak sulit. Cukup memperlihatkan KTP dan NPWP, foto produk.

“Kita juga meninjau langsung calon mitra kita itu, apakah memang layak atau tidak,” ujarnya.

DIAPRESIASI APINDO

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Makassar, Muammar Muhayang sendiri mengaku, sangat mengapresiasi berkembangnya layanan perusahaan jasa pengiriman logistik.

Tentu ini akan menggeliatkan pelaku UKM sebagai usaha yang kukuh dalam menjaga fundamental ekonomi daerah.

Olehnya, peran keduanya baik UMKM atau jasa pengiriman logistik sangat strategis untuk menggeliatkan sektor-sektor lain yang berkaitan. Termasuk andil dalam mengurangi angka pengangguran.

Apindo sendiri telah bekerja sama dengan jasa pengiriman logistik termasuk JNE yang menawarkan harga terjangkau. Jasa perusahaan logistik kata Muammar, sangat membantu pergerakan barang dari daerah ke daerah.

“Kami juga meminta kepada mitra jasa logistik untuk semakin memperbanyak jejaring sehingga akan semakin memangkas biaya pengiriman,” harapnya.(**)