Frozen The Land of Snow Meriahkan Tahun Baru Hotel Aryaduta Makassar

Frozen The Land of Snow Meriahkan Tahun Baru Hotel Aryaduta Makassar.

Frozen The Land of Snow Meriahkan Tahun Baru Hotel Aryaduta Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Aryaduta Makassar yang berada tepat pada pusat keramaian pantai Losari tidak ketinggalan memeriahkan puncak malam tahun baru yang sangat ditunggu-tunggu semua kalangan masyarakat di kota Makassar.

Kali ini Aryaduta Makassar mengangkat tema FROZEN-The Land of Snow. Seperti yang sudah diketahui, bahwa FROZEN merupakan film carton yang sangat kenal semua kalangan dan digemari anak-anak, selain itu konsep dekorasinya juga sangat unik dan memberikan kesan yang tak akan terlupakan bagi para pengunjung atau tamu.

Advertisment

” Konsep yang akan kami usung yaitu Salju sesuai dengan tema kami Frozen. Salju akan bertebaran saat tamu memasuki area Lobby, suasana putri kerajaan dan suhu yang dingin. Kurang lebih seperti itu dan tentunya masih banyak konsep yang akan kami buat agar suasana tahun Baru nanti lebih meriah,”ujar Marcom Aryaduta Makassar, Natha, Kamis 22 November 2018.

Harga yang ditawarkan sangat bervariasi mulai dari Rp.2.250.000,-nett/kamar/malam sampai Rp 20.000.000,-nett/kamar/malam.

Harga kamar ini sudah termasuk dengan paket Gala Dinner dan pesta malam tahun baru yang sudah disiapkan sedemikian rupa.

Bagi tamu yang hanya ingin menikmati hidangan Gala Dinner cukup dengan harga Rp. 985.000,-/pax, dan akan diberikan diskon 50% untuk anak-anak dibawah umur 12 tahun.

Karena animo masyarakat untuk merayakan malam tahun baru bersama sanak saudara dan keluarga sangat besar, Aryaduta juga turut memberikan penawaran yang sangat special khusus di bulan Oktober, yaitu berupa diskon 10% bagi para tamu yang melunasi reservasi kamarnya.

” Masyarakat selalu mempercayakan malam tahun baru di Aryaduta, terbukti dari okupansi hotel kami yang selalu mencapai 100% setiap tahunnya, kami juga selalu melakukan yang terbaik, baik dari segi dekorasi, hiburan, pelayanan dan makanan yang kami sajikan,”tutup Natha. (**)