Pacu Inklusi, OJK ‘Goes To Campus’

OJK menghelat event OJK Goes To Campus dan Edu Expo di Universitas Muhammadiyah Makassar, Kamis (28/03/19).

OJK menghelat event OJK Goes To Campus dan Edu Expo di Universitas Muhammadiyah Makassar, Kamis (28/03/19).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – OJK secara intens giat menghelat kegiatan edukasi demi memacu tingkat inklusi keuangan. Teranyar, OJK menghelat event OJK Goes To Campus dan Edu Expo di Universitas Muhammadiyah Makassar, Kamis (28/03/19).

Acara ini dihadiri Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr Muhammad Tahir, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Bapak Horas V.M. Tarihoran, Direktur Pengaturan, Perizinan dan pengawasan Financial Technology OJK, Hendrikus Passagi serta Pimpinan industri jasa keuangan dan para mahasiswa.

Advertisment

Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Zulmi mengatakan, mahasiswa sebagai generasi muda penerus, harus memiliki pengetahuan keuangan yang memadai sehingga mampu mengelola keuangan pribadinya dan memanfaatkan produk jasa keuangan yang sesuai kebutuhannya.

Saat ini telah banyak produk jasa keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa, kaum millennials. Ada produk SiMuda (Simpanan Pemuda dan Mahasiswa) yang dapat menjadi opsi bagi para pemuda. Ada SiMuda Investasiku yang merupakan tabungan rencana dengan fitur investasi reksadana, ada SiMuda Emasku yang merupakan produk pembiayaan untuk kepemilikan emas, dan SiMuda Rumahku yang merupakan tabungan rencana untuk mengangsur uang mua KPR.

“Dan masih banyak lagi produk jasa keuangan lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa,” kata Zulmi.

Menurut Zulmi, mahasiswa merupakan potensi pasar yang sangat besar bagi industri keuangan. Berdasarkan data BPS, jumlah mahasiswa terdaftar di Sulawesi Selatan mencapai 384.484 orang.

“Akan sungguh luar biasa efeknya terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat jika para mahasiswa ini memiliki tingkat literasi produk jasa keuangan yang memadai sehingga dapat turut serta dalam mengedukasi masyarakat agar memahami produk jasa keuangan, dan turut memanfaatkan produk jasa keuangan yang pilihannya sangat banyak sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” ujarnya.

Lewat OJK Goes To Campus dan Edu Expo ini, Zulmi berharap turut berkontribusi untuk literasi dan inklusi keuangan.

Berdasarkan hasil survei OJK pada tahun 2016, tingkat literasi keuangan di Sulawesi Selatan sebesar 28,36% dengan tingkat inklusi keuangan sebesar 68%.

“Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat di Sulawesi Selatan yang menggunakan produk jasa keuangan tanpa mengetahui secara detil produk lembaga jasa keuangan tersebut. Untuk itu, kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat agar bisa mengetahui dan memahami produk-produk jasa keuangan, memahami hak dan kewajibannya sebagai nasabah, dan memaksimalkan penggunaan produk jasa keuangan sesuai dengan kebutuhannya,” tuturnya.

Kegiatan OJK Goes to Campus pada hari ini merupakan bentuk kegiatan edukasi keuangan yang dikombinasikan dengan Edu Expo, dimana mahasiswa dapat pula mengunjungi booth-booth industri jasa keuangan untuk menggali informasi dan mengakses produk jasa keuangan yang disediakan.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini untuk menimba ilmu khususnya mengenai pengetahuan keuangan dan memanfaatkan produk keuangan yang ada,” pungkasnya. (***)