Tiket Pesawat Penyumbang Inflasi di Sulsel

Kepala BPS Sulawesi Selatan Yos Rusdiansyah.

Kepala BPS Sulawesi Selatan Yos Rusdiansyah.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan menyebut kenaikan beberapa komoditas transportasi khususnya harga tiket pesawat menjadi pemicu inflasi sekitar 0,22 persen pada Maret 2019.

“Ada enam komoditas yang menjadi penyumbang inflasi dan salah satunya yaitu transportasi,” sebut Kepala BPS Sulawesi Selatan Yos Rusdiansyah di Kantor BPS Makassar, Senin (1/4/2019).

Advertisment

Dijelaskannya, pada Maret 2019 ini tingkat inflasi masih cukup moderat di angka 0,22 persen dan posisi Provinsi Sulawesi Selatan dari provinsi lainnya itu berada di tengah-tengah.

Yos menyebut dari enam komoditas yang menjadi pendorong inflasi diantaranya kelompok transportasi yang menyumbang inflasi hingga 0,75 persen.

Selain itu, pemicu pertama inflasi di Sulsel yaitu pada kelompok kesehatan yang menyumbang sekitar 0,83 persen. Dan tentunya kedua adalah pada kelompok transportasi 0,75 persen.

“Selanjutnya kelompok sandang menyumbang sebesar 0,50 persen, makanan jadi sebesar 0,33 persen,” terangnya.

Sementara untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar menyumbang 0,20 persen, dan pendidikan 0,10 persen.

Selain itu, Yos menyebutkan tingginya angka inflasi dari kelompok pertama pada kesehatan yang disebabkan naiknya biaya perawatan jasmani dan kosmetik sebesar 1,16 persen disusul dengan biaya perawatan kesehatan untuk dokter spesiali yang naik 0,78 persen.

” Biaya perawatan jasmani dan kosmetik seperti biaya untuk kecantikan itu naiknya cukup besar.
Namun yang masih butuh perhatian khusus adalah tingginya harga tiket, meski beberapa kali dikabarkan ada penurunan namun nyatanya masih penyumbang kedua tertinggi pada inflasi,” kuncinya. (***)