Ini Pesan Ketua Dekranasda Sulsel pada Pembukaan Ajang Femme 2019

Pagelaran The International Woman Exhibition Female on the Move (FEMME) di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Rabu, 3 April 2019 resmi dibuka. (Foto:djournalist).

Pagelaran The International Woman Exhibition Female on the Move (FEMME) di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Rabu, 3 April 2019 resmi dibuka. (Foto:djournalist).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan, Liestiaty F Nurdin membuka secara Resmi Pagelaran The International Woman Exhibition Female on the Move (FEMME) di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Rabu, 3 April 2019

Dalam sambutannya, Istri Gubernur Sulawesi Selatan ini mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan ini, karena katanya melalui Femme wawasan Perempuan Sulawesi Selatan dapat terbuka dengan beragam karya desainer-desainer ternama yang selalu hadir setiap tahunnya.

Advertisment

“Kita betul-betul selalu mensupport, Femme ini mampu membuka wawasan kita melalui model-model baru yang selalu hadir setiap tahunnya. Ini merupakan salah satu kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu,” katanya.

Melalui kesempatan itu juga, ketua PKK Provinsi Sulawesi Selatan ini mengatakan, Sulawesi Selatan termasuk salah satu provinsi yang masuk dalam rangking 4 untuk stunting.

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

“Minta tolong kepada ibu-ibu yang banyak hadir disini, supaya Sulawesi Selatan ini tidak masuk lagi rangking 4 stunting. Mari kita perbaiki gizi anak kita. Jadi saya mohon, kegiatan tetap harus aktif tapi rumah tangga nomor satu, sesuaikan kegiatan luar rumah dengan kebutuhan gizi dalam rumah tangga karena itu adalah tanggung jawab ibu, ” jelasnya.

Tak hanya itu, Ia juga mengajak pelaksana Femme untuk tetap menjaga lingkungan dari sampah plastik. Utama sepanjang pelaksanaan Femme agar membatasi penggunaan limbah plastik.

“Jangan selalu mengunakan air dalam kemasan, usahakan sepanjang Femme ini menggunakan Tumbler agar perempuan-perempuan Sulawesi Selatan mampu menjaga lingkungannya, karena saat ini sudah ada ikan kita yang mengandung mikro plastik yang dapat menimbulkan kanker jika kita konsumsi,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, ia mengajak seluruh perempuan Sulawesi Selatan untuk memakai sarung pada 21 April 2019 dalam rangka meramaikan Festival Sarung.

“Berteman dengan hari Kartini, 21 April ayo kita memakai sarung sama-sama, khas daerah kita. Baik itu tenun, batik, dan sutra, untuk meramaikan Jendral Sudirman pada Festival Sarung, ” tutupnya. (**)