Begini Cantiknya, Ibu-ibu Dekranasda Pamer Busana

Lomba Kreasi Busana Sutera dari ibu-ibu Dekranasda perwakilan kabupaten kota dan organisasi wanita berlangsung sangat meriah di main stage pergelaran the International Woman Exhibition FEMME and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW), Minggu, 7 April.

Lomba Kreasi Busana Sutera dari ibu-ibu Dekranasda perwakilan kabupaten kota dan organisasi wanita berlangsung sangat meriah di main stage pergelaran the International Woman Exhibition FEMME and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW), Minggu, 7 April.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Lomba Kreasi Busana Sutera dari ibu-ibu Dekranasda perwakilan kabupaten kota dan organisasi wanita berlangsung sangat meriah di main stage pergelaran the International Woman Exhibition FEMME and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW), Minggu, 7 April.

Masing-masing perwakilan dari kabupaten kota unjuk kebolehan. Mereka tampil memukau di atas panggung dengan kreasi busana menggunakan kain sutera. Mereka dinilai langsung oleh desainer ternama Indonesia.

Advertisment

Desainer tersebut yakni Mayaratih Couture, Deden Siswanto, Chintami Atmanagara, Diza Rasyid Ali, dan H Ahmadi Sima.

Ada dua kategori yang diperlombakan pada kegiatan ini. Yakni lomba busana kain sutera gaun siang (busana sehari-hari) dan gaun malam (busana pesta).

Dengan beberapa indikator penilaian yakni, menggunakan kain sutera asli khas Sulawesi Selatan, penguasaan panggung, penampilan termasuk makeup, dan penataan rambutnya yang senada. Terakhir, yang menjadi penilaian yakni, kepribadian dari peserta.

Desainer Indonesia, Mayaratih Couture, mengakui peserta dari 30 lebih peserta sangat antusias mengikuti lomba ini. Mereka tampil dengan memukau dan desain yang menarik – menarik. Namun ada beberapa yang menjadi pertimbangan juri yakni keserasian busana, desain, dan jahitan yang rapi. Paling penting katanya kain sutera asli.

“Boleh ada kombinasi tapi 70 persen itu menggunakan kain sutera,” ujarnya.

Chairwoman Femme, Icha A.Z lili, mengatakan pergelaran tahun ini menghadirkan lomba Kreasi Busana Sutera yang bekerjasama langsung dengan Dekranasda Sulsel. Sulawesi Selatan memiliki keragaman budaya yang sangat unik dan indah.

“Kain Sutera tambahnya salah satu warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Olehnya, melalui lomba ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama – sama melestarikan budaya Sulsel melalui fashion,” ungkapnya.

Hari terakhir pergelaran

Tiba hari kelima pegeralan Femme and CBFW. Pengunjung terus berdatangan berburu tren fashion terbaru. Menariknya, hari terakhir akan ada banyak promo yang menarik yang ditawarkan oleh exhibitor.

“Pastikan jangan ketinggalan untuk mengunjungi tenant-tenant yang ada di Femme,” paparnya.

Terlebih lagi event ini hanya sekali setahun digelar. Tidak hanya itu, nanti malam juga akan ada fashion show dari Ghea Panggabean, VM By Viena Mutia dengan menggandeng Nindy Ayunda sebagai guest start untuk memeriahkan closing ceremony dari pergelaran ini. (***)