PLN Sulselrabar Jamin Pasokan Listrik Selama Ramadhan

Poros Pemuda Indonesia (PPI), aktivis, mahasiswa dan jurnalis Makassar mengadakan Bincang-Bincang Seputar Kelistrikan di Sulsel dengan tema "Mendukung Target Kelistrikan Indonesia 2019 di Warkop Baddo Jalan Hertasning, Senin 29 April 2019.

Poros Pemuda Indonesia (PPI), aktivis, mahasiswa dan jurnalis Makassar mengadakan Bincang-Bincang Seputar Kelistrikan di Sulsel dengan tema "Mendukung Target Kelistrikan Indonesia 2019 di Warkop Baddo Jalan Hertasning, Senin 29 April 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Para pemuda yang tergabung Poros Pemuda Indonesia (PPI), aktivis, mahasiswa dan jurnalis Makassar mengadakan Bincang-Bincang Seputar Kelistrikan di Sulsel dengan tema “Mendukung Target Kelistrikan Indonesia 2019 di Warkop Baddo Jalan Hertasning, Senin 29 April 2019.

Acara diskusi untuk mengetahui kondisi kelistrikan di Sulsel ini dihadiri Asisten Manajer Komunikasi Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Taqwa bahar selaku Ketua Umum Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel dan Andi Aswadi Sekretaris PPI Sulsel.

Advertisment

Diskusi ini sengaja digelar agar informasi terkait cara-cara kerja petugas PLN di lapangan mengawal sistem kelistrikan di Sulsel bisa diketahui.

Diskusi yang dimulai pukul 14.30 WIT hingga pukul 16.00 WIT ini berlangsung santai. Banyak informasi yang diperoleh kalangan jurnalis dan pemuda soal kelistrikan di Sulsel. Di antaranya soal jumlah pelanggan dan pasokan listrik untuk Sulsel.

Taqwa Bahar selaku Ketua Umum Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel mengutarakan bahwa progres yang dimiliki PLN wilayah Sulselbar harus selalu kita support. Pasalnya tidak mudah mengawal kelistrikan di lapangan.

Ia pun sangat mengapresiasi kinerja PLN selama ini di lapangan dalam mengawal kelistrikan di Sulsel.

” Sejauh ini kerja PLN sangat diapresiasi oleh aktivis Pemuda. Butuh kesabaran mengawal kelistrikan kita, terutama hingga ke pelosok,”ujar Taqwa Bahar Ketua Umum Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel.

Sementara Asisten Manajer Komunikasi
Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Sudirman Tahir memastikan pasokan listrik untuk Sulsel dalam kondisi cukup.

Pihaknya juga memastikan pasokan listrik saat bulan puasa dan selama Lebaran akan tercukupi.

” Kebutuhan pasokan listrik kita cukup, PLN sdh garansi berapa pun daya kita sanggupi. Saat ini jumlah pelanggan kita 3.003.591, beban puncak 1.131 MW, daya mampu netto 1.908 MW dan daya Mampu pasok 1.438 MW,”beber Sudirman.

Sudirman menambahkan, terkait pemadaman sudah diminimalisir dengan berbagai cara. Salah satunya pemeliharaan jaringan mencegah gangguan padam.

” Upaya PLN untuk tidak padam sudah luar biasa. Salah satunya bisa saya katakan adalah program-program pemeliharaan dan mutu kehandalan selalu bergulir. Karena sistem kelistrikan kita masih jarang dipeliharan. Itulah rentan paling sering terjadi gangguan. Paling kita jaga adalah pohon,”pungkasnya.

Tidak hanya itu, PLN Sulselrabar juga terus menggenjot rasio elektrifikasi listrik di desa hingga dusun di Sulsel.

Tidak tanggung-tanggung, 240 titik desa dan dusun ditarget teraliri listrik di 2019 ini.

” Target pemerintah tahun 2021 nantinya semua rumah sudah ber listrik dan tidak ada lagi yang tidak memiliki listrik,”tutup Sudirman.(***)