Pertamina Operasi Pasar di Beberapa Kabupaten di Sulsel

Pertamina menggelar operasi pasar selama bulan Ramadan.(foto:ist).

Pertamina menggelar operasi pasar selama bulan Ramadan.(foto:ist).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi memastikan stok LPG Tabung 3 Kg di wilayah Sulsel dalam kondisi aman. Selain meningkatkan pasokan Elpiji, Pertamina juga menggelar operasi pasar selama bulan Ramadan.

Pertamina sebelumnya telah memprediksi peningkatan konsumsi LPG Tabung 3 Kg subsidi di Sulsel mengalami peningkatan hingga mencapai 10,4% atau menjadi sebesar 888 Metrik Ton (MT) perhari setara 296 ribu tabung 3 kg dari rerata konsumsi harian normal sebesar 804 MT yang setara 268 ribu tabung 3 kg.

Advertisment

Unit Manager Communication & CSR, Hatim Ilwan menjelaskan, kegiatan yang rencananya berlangsung sejak tanggal 22 Mei 2019 hingga tanggal 30 Mei 2019 ini akan difokuskan di beberapa Kabupaten.

“Kabupaten Luwu misalnya, sebanyak 5.040 LPG Tabung 3 Kg disebar melalui operasi pasar di Kecamatan Padang Sappa dan Belopa”, tutur Hatim.

Kabupaten Pinrang, mendapat alokasi untuk operasi pasar sebanyak 2.240 LPG Tabung 3 Kg untuk Kecamatan Matirro Bulu, Matiro Sompe, Tiroang, dan Patampanua. Sedangkan di Kabupaten Bone, Kecamatan Ajangale mendapat jatah operasi pasar sebanyak 560 LPG Tabung 3 Kg.

“Kita juga melakukan operasi pasar di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai, Kecamatan Bantaeng di Kabupaten Bantaeng. Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, dan Kecamatan Bulukumba Kabupaten Bulukumba dengan masing-masing alokasi sebesar 560 LPG Tabung 3 Kg,” ujarnya.

Tidak ketinggalan 12 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara yang berada di Kecamatan Sabbang, Sabbang Selatan, Barbunta, Baebunta Selatan, Mal Bar, Malangke, Masamba, Sukamaju, Sukamaju Selatan, Mappedeceng, Bone bone, hingga Kecamatan Tanalili mendapat alokasi sebesar 6.720 LPG Tabung 3 Kg.

Pertamina selalu memastikan ketersediaan LPG khususnya 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin sesuai dengan aturan Pemerintah. Hatim menghimbau masyarakat untuk membeli gas LPG Tabung 3 Kg di pangkalan resmi.

Ketika menemukan pangkalan yang terbukti melanggar, misalnya menjual di atas HET, menurut Hatim, masyarakat bisa langsung melaporkan ke call center Pertamina di nomor 135.

“Jika terbukti, Kami pastikan Agen atau Pangkalan akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Pertamina juga berharap masyarakat agar membeli LPG Tabung 3 Kg dengan bijak dan sesuai dengan peruntukkannya. Selain LPG Tabung 3 Kg, masih menurut Hatim, Pertamina juga menyediakan elpiji non-subsidi dengan varian Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg serta Elpiji tabung biru 12 Kg dan 50 Kg, bagi masyarakat mampu, restoran, dan pengusaha hotel.

“Dan kami siap memenuhi berapapun kebutuhannya,” tutupnya. (***)