Bank Indonesia Tetapkan Lima Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025

Bank Indonesia telah menetapkan 5 (lima) visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. Sebagai respon atas perkembangan digitalisasi yang mengubah lanskap risiko secara signifikan.

Bank Indonesia telah menetapkan 5 (lima) visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. Sebagai respon atas perkembangan digitalisasi yang mengubah lanskap risiko secara signifikan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Bank Indonesia telah menetapkan 5 (lima) visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. Sebagai respon atas perkembangan digitalisasi yang mengubah lanskap risiko secara signifikan.

Hal yang dimaksudkan yaitu meningkatnya ancaman siber, persaingan monopolistik, dan shadow banking yang dapat mengurangi efektivitas pengendalian moneter, stabilitas sistem keuangan dan kelancaran sistem pembayaran.

Advertisment

Deputi Bank Indonesia wilayah Sulsel Iwan Setiawan mengatakan, sebagai salah satu quick win untuk mewujudkan visi SPI 2025 tersebut, Bank Indonesia telah melakukan penyempurnaan kebijakan operasional SKNBI.

Dengan hal itu tutur Iwan, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri dengan tetap memperhatikan perlindungan kepada nasabah.

Lanjut Iwan, kemudahan yang akan diberikan setelah penyempurnaan kebijakan tersebut yakni Layanan Transfer Dana yang sebelumnya 5 (lima) kali sehari dan Layanan Pembayaran Reguler yang sebelumnya 2 (dua) kali sehari menjadi masing masing menjadi 9 kali sehari.

Bukan hanya itu Peningkatan batas maksimal transaksi yang dapat diproses pada Layanan Transfer Dana dan Layanan Pembayaran Reguler yang sebelumnya maksimal sebesar Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) per transaksi menjadi maksimal sebesar Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) per transaksi,” paparnya.(***)