Pelindo IV Datangkan Lagi 4 RTG untuk KNP

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali mendatangkan 4 unit alat Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk ditempatkan di Kendari New Port (KNP) guna memaksimalkan operasional di pelabuhan baru Kendari.(foto:ist).

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali mendatangkan 4 unit alat Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk ditempatkan di Kendari New Port (KNP) guna memaksimalkan operasional di pelabuhan baru Kendari.(foto:ist).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali mendatangkan 4 unit alat Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk ditempatkan di Kendari New Port (KNP) guna memaksimalkan operasional di pelabuhan baru Kendari.

General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Kendari, Debby Duakaju mengatakan kehadiran 4 unit alat RTG tersebut untuk lebih meningkatkan operasional bongkar muat petikemas di KNP.

Advertisment

Kendari New Port dioperasikan oleh PT Pelindo IV Cabang Kendari pada 3 Mei 2019, dengan melayani pelayaran perdana PT mentari sejati perkasa.

“Saat ini operasional di KNP dilayani dengan menggunakan beberapa alat yang sudah didatangkan terlebih dahulu,” kata Debby.

Yakni 1 unit Container Crane (CC), 2 unit Reach Stacker, 2 unit Forklift 7 Ton, 10 unit Terminal Tracktor dan Chassis, serta 1 unit Truck PMK kapasitas 5.000 liter. Ditambah dengan 4 unit RTG, sehingga saat ini total ada 24 unit alat untuk memperlancar aktivitas bongkar muat di KNP.

Dia menuturkan sejak mulai dioperasikan pada awal Mei hingga akhir Agustus 2019, KNP telah melayani kegiatan bongkar muat kapal petikemas sebanyak 29 call, dengan 3 pelayaran yaitu PT Meratus line dan 2 pelayara baru, PT Mentari sejati perkasa dan PT Spil

” Dengan kedatangan alat RTG ini, diharapkan aktivitas bongkar muat semakin meningkat dan semakin banyak jumlah call kapal yang sandar di dermaga,” ujarnya.

Untuk diketahui, KNP memiliki dermaga dengan luas 300 x 35 meter dan kedalaman mencapai 17 Mean Low Water Springs (MLWS).

“Total lapangan penumpukan atau Container Yard seluas 5 hektare (10 blok) dengan kapasitas 250.000 TEUs pertahun,”tutupnya.(***)