BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Program dan Manfaat ke Kepala Sekolah SMK se-Kota Makassar

BPJS Ketenagakerjaan gelar sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada kepala sekolah SMK se-Kota Makassar dalam rangka memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Tenaga Pendidik Non-ASN dan siswa Praktek Kerja Industri/Magang di Hotel maxOne Jln Taman Makan Pahlawan Selasa, 5 November 2019.

BPJS Ketenagakerjaan gelar sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada kepala sekolah SMK se-Kota Makassar dalam rangka memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Tenaga Pendidik Non-ASN dan siswa Praktek Kerja Industri/Magang di Hotel maxOne Jln Taman Makan Pahlawan Selasa, 5 November 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – BPJS Ketenagakerjaan gelar sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada kepala sekolah SMK se-Kota Makassar dalam rangka memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Tenaga Pendidik Non-ASN dan siswa Praktek Kerja Industri/Magang di Hotel maxOne Jln Taman Makan Pahlawan Selasa, 5 November 2019.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Dodit Isdiyono mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada para kepala sekolah SMK se-Kota Makassar agar kedepannya seluruh tenaga pendidik Non-ASN dan siswa praktek kerja industri/magang yang berada di sekolah-sekolah khususnya SMK dapat terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Advertisment

” Disini kami memberikan edukasi dan pemahaman program dan manfaat dari BPJS Ketenakerjaan agar kedepannya seluruh tenaga pendidik Non-ASN dan siswa praktek kerja industri/magang dapat dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,”ujar Dodit.

Lanjut Dodit menjelaskan untuk tahap awal para tenaga pendidik Non-ASN dan siswa praktek kerja industri/magang dapat didaftarkan terlebih dahulu untuk 2 Program yaitu Jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) sehingga tenaga kerja ataupun anak-anak kita yang turun ke dunia kerja merasa terlindungi dengan adanya jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdik Sulsel, Hery Sumiharto mengimbau kepada seluruh SMK untuk mendaftarkan tenaga pendidik Non ASN dan siswa yang akan melaksanakan magang untuk dapat didaftarkan pada program BPJS Ketenagakerjaan.

“Di sekolah saja mereka rentan mengalami kecelakaan, apalagi jika berada diluar sekolah. Sehingga, mereka itu harus diberi perlindungan,” terangnya.

Ia pun berharap, agar pihak BPJS Ketenagakerjaan langsung menyosialisasikan programnya ke sekolah serta orangtua siswa.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Selatan, Akhrianto mengatakan, keberadaan siswa magang di sebuah perusahaan seyogyanya diberi perlindungan kerja oleh perusahaan.

Namun menurutnya, karena terkendala anggaran, sehingga pihaknya tidak bisa berharap ke perusahaan. Padahal banyak manfaat yang diperoleh ketika anak-anak  ikut BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan dari segala jenis resiko kerja yang dapat terjadi baik itu perjalanan dari rumah ketempat kerja maupun sebaliknya serta selama melakukan perjalanan dinas dan untuk biayanya sendiri unlimited sesuai kebutuhan medis,” serta apabila mengalami resiko meninggal dunia ahli waris dapat manfaat sebesar 24 juta dari BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya di hadapan Kepsek SMK se-Kota Makassar.

BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program yang terdiri dari jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT), dan jaminan pensiun (JP).(***)