Buka Outlet Ke-5, Begini Siasat Browcyl Bertahan Di Tengah Pandemi

Mencoba untuk memanfaatkan normal baru saat ini, Browcyl di momen ulang tahun ke-8 membuka outlet baru di jalan Perintis Kemerdekaan dekat pintu 2 Unhas besok,  Jumat 14 Agustus 2020.

Mencoba untuk memanfaatkan normal baru saat ini, Browcyl di momen ulang tahun ke-8 membuka outlet baru di jalan Perintis Kemerdekaan dekat pintu 2 Unhas besok,  Jumat 14 Agustus 2020.

MAKASSAR- DJOURNALIST.com – Kuliner brand lokal, Browcyl mencoba mensiasati situasi pandemi Covid-19. Mencoba untuk memanfaatkan normal baru saat ini, Browcyl di momen ulang tahun ke-8 membuka outlet baru di jalan Perintis Kemerdekaan dekat pintu 2 Unhas besok,  Jumat 14 Agustus 2020.

General Manager (GM) Browcyl, Syamsul Syaputra mengatakan, pihaknya optimis bisa bertahan di tengah situasi ekonomi yang dihantam Pandemi.

Advertisment

“Memang saat ini sedang pandemi, tentu ada banyak ketakutan tapi tetap optimis untuk memberikan yang terbaik bagi costumer, terlebih saat ini kita lebih sering mengeluarkan produk terbaru. Jadi bagi teman-teman yang merasa jenuh di rumah aja dan butuh cemilan baru sekarang bisa ke sini,” beber Syamsul Syaputra saat bertemu wartawan di outlet barunya, Rabu 12 Agustus 2020.

Ahmad Fadillah, Supervisor store menuturkan, kepada awak media, bahwa seperti bisnis lainnya, diawal Pandemi Browcyl pun tak lepas dari pengaruh turun drastisnya omzet. Bahkan sebelumnya dari 8 booth yang beroperasi, akhirnya hanya membuka 3 booth dan 5 sisanya terpaksa ditutup.

“Tapi ada hikmahnya juga selama musim pandemi ini kita punya kesempatan untuk merapikan internal dan membuat konsep-konsep baru. Mudah mudahan dengan Outlet yg baru ini, ,costumer kita di daerah ini bisa lebih terkaver, dan juga bisa menjadi lapangan kerja baru ditengah pandemi,” kata Ahmad Fadhilah.

Dia juga menambahkan dimasa pandemi pula Browcyl membuat logo baru yang diusung saat launching outlet barunya, dengan konsep baru itu pula Browcyl berencana bisa mengirim ke luar sulawesi produknya yang diyakini bisa menjadi lapangan pekerjaan baru bagi orang-orang di daerah.

Outlet yang baru ini pun diniatkan untuk bisa mendekatkan diri dengan custumer di berbagai wilayah di kota Makassar. Walaupun dirasakan penurunan omzet yang begitu terasa di masa Pandemi, tidak menyurutkan untuk memberi pelayan terbaik bagi custumer. Bahkan saat harus menutup beberapa booth tidak ada karyawan yang mengalami PHK.

“Dulu kita bisa jualan 350 box per hari disatu titik, sekarang 200 an. Menurun omset ga sampai 20 persen, sekitar 15 persen ji. Apalagi kita memang ada layanan Free Delivery. Tidak ada minimal order, jarak 10 km dari outlet,” jelas Muhammad juraiz, Supervisor Marketing.

Nah, begitu siasat Browcyl ditengah pandemi berjuang tetap eksis dan memberi pelayanan terbaiknya dimomen usia 8 tahun.(***)