Perkuat Transformasi Digital, BI Sulsel Gandeng 5 Pemkab Bentuk TP2DD

Sosialisasi TP2DD dan QRIS ke seluruh Pimpinan dan Pejabat Pemda.

Sosialisasi TP2DD dan QRIS ke seluruh Pimpinan dan Pejabat Pemda.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Menyambut era digital, sesuai anjuran Presiden Joko Widodo bahwa transformasi digital menjadi solusi Indonesia Maju.

Karena itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan berinisiatif untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Sulawesi Selatan dengan bersama-sama dengan Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan membentuk 5 (lima) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), yakni Makassar, Pare-Pare, Maros, Gowa, dan Barru.

Advertisment

“Sebagai komitmen membuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital pada hari ini dilaksanakan penandatanganan deklarasi komitmen Pemerintah Daerah untuk mempercepat transformasi digital, sekaligus sosialisasi TP2DD dan QRIS kepada seluruh Pimpinan dan Pejabat Pemda sebagai upaya untuk menyamakan visi dan pemahaman terhadap pentingnya transformasi digital yang menjadi potensi sebagai new source of economic growth,” ungkap Kepala Perwakilan BI Sulsel, Budi Hanoto dalam acara penantananan pembentukan TP2DD, Selasa 23 Februari 2021.

TP2DD memiliki tugas, seperti melakukan pengumpulan data dan informasi perkembangan transaksi pendapatan dan belanja Pemda baik yang dilakukan secara tunai maupun non tunai.

Kedua, melakukan analisis dan identifikasi hambatan dan permasalahan terkait ETP, ketiga melakukan langkah-langkah penyelesaian hambatan pelaksanaan ETP, dan keempat menyusun rekomendasi kebijakan, strategi, dan rencana aksi terkait ETP sesuai arah kebijakan ETP yang ditetapkan oleh Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) ETP.

Dari data BI, Tim ini mempunyai tujuan dari pembentukan TP2DD adalah untuk mewujudkan transparansi, tata kelola keuangan yang lebih baik, meningkatkan potensi penerimaan Pemda melalui pemanfaatan teknologi, hingga akhirnya menghasilkan layanan publik yang lebih baik.

Salah satu aplikasi teknologi digital tersebut adalah melalui penerapan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sebagai kanal pembayaran transaksi keuangan secara digital.(#)