Sulsel Penyumbang PBBKB Terbesar yaitu Rp 143,9 Miliar

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Di Triwulan III tahun 2017 Sulawesi Selatan menyumbang Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) terbesar dari enam provinsi yang ada di Sulawesi.

“Dari keenam provinsi di Sulawesi, Sulawesi Selatan menyumbang PBBKB terbesar yakni Rp 143,9 Miliar atau naik 20% dibanding triwulan III 2016,”ujar M Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR MOR VII.

Advertisment

Roby Hervindo mengaku jika peningkatan konsumsi BBK atau BBM mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi.

Dimana peningkatan konsumsi BBK didorong oleh peralihan konsumen dari premium ke pertalite dan Pertamax.

“Tarif pajak penjualan produk BBK Pertalite, Pertamax, Dex, Dexlite, Pertamax Plus mencapai 7,5%. Sedangkan tarif pajak penjualan BBM penugasan Premium dan BBM Subsidi seperti Solar dan Solar Industri sebesar 5%,”papar Roby.

Sementara itu, Kasubid PAD II Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulsel, Fitri Ari Utami mengungkapkan, PBBKB merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di masing-masing Provinsi Sulawesi.

“Untuk Provinsi Sulawesi Selatan, PBBKB merupakan PAD penyumbang terbesar ketiga, setelah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB),”jelasnya.

Dari target PBBKB Sulsel tahun 2017 sebesar Rp 546 Miliar, hingga triwulan III 2017 Pertamina menjadi kontributor pajak terbesar dibandingkan perusahaan lainnya yakni 26% dari target PBBKB.

“Kami berterima kasih atas kerjasama Pertamina yang telah patuh menyampaikan laporan secara berkala dan transparan,”pungkasnya. (**)