Gubernur Sulsel-PLN Tinjau Pembangunan PLTB Tolo-I

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan ke PLTB Dolo I

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan ke PLTB Dolo I

JENEPONTO, DJOURNALIST.com  – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo beserta General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar Bambang Yusuf memantau langsung perkembangan pembangunan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) Tolo-I yang terletak di d Kampung Lengke-Lengkese, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu 4 April 2018.

Rencananya, sebanyak 20 turbin angin (Wind Turbin Generator/WTG) akan dipasang pada PLTB Tolo-I ini, dengan masing-masing kapasitas 3,6 Megawatt (MW), sehingga total kapasitas pembangkit mencapai 72 MW. Saat ini progress pembangunan PLTB Tolo-I di sudah mencapai 65 %.

Advertisment

Proses pengangkutan material dari Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar ke lokasi site harus melalui medan yang cukup sulit dikarenakan panjangnya truk khusus pengangkut kincir PLTB.

Panjang kincir sendiri adalah 64 meter dengan lebar 5 meter, sedangkan tinggi tiangnya 135 meter

Dalam sambutannya Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa Equipmentnya sudah ada tinggal teknis pemasangannya.

“Pemerintah Pemprov dan Kabupaten akan mendukung agar 2-3 bulan kedepan sudah bisa terpasang,” ucap Syahrul.

Bambang Yusuf memaparkan bahwa PLN Wilayah Sulselrabar sangat menyambut baik kehadiran PLTB.

“PLTB Tolo-I merupakan yang relatif besar di Asia Tenggara dan ini meningkatkan presentase EBT yang ada di Sulsel”, pungkas Bambang Yusuf.

Pada hari yang sama, PLN Wilayah Sulselrabar dan PLN Kitlur Sulawesi menunjukan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan energi baru terbarukan untuk masyarakat di Kabupaten Takalar dengan penandatanganan komitmen bersama antara PLN Wilayah Sulselrabar dan PLN Kitlur Sulawesi dengan Pemerintahan Kabupaten Takalar di Tribun Lapangan H.M. Dg. Sibali, Takalar

Dengan masuknya PLTB Tolo-I pada tahun 2019 akan semakin memperkuat pasokan daya dan sistem kelistrikan di Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

Saat ini Sistem Sulbagsel telah surplus 400 MW dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi dan Investasi di Sulawesi Selatan. (**)