Sulsel Menuju Destinasi Wisata Halal

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Sulsel dan Celebes Halal Tourism Community (CHTC) menandatangani MoU Kamis, 12 April 2018.

Perjanjian kerjasama tersebut demi menigkatkan destinasi wisata halal di Makassar dan secara umum di Kawasan Indonesia Timur.

Advertisment

Acara penandatangan yang dihadiri Direktur LPPOM MUI Sulsel, Tajuddin Abdullah, ST M Kes, President Celebes Halal Tourism Community, HM Azhar Gazali, Sekjen Celebes Halal Tourism, Joko Budi Jaya, Ketua Halal Centre UMI, Muhammad Nusran ini digelar di Hotel Aston Makassar.

Kerjasama kedua kedua belah pihak menjadi upaya menjadikan citra Sulawesi Selatan sebagai daerah pariwisata halal.

“Penandatanganan MoU hari ini upaya mempercepat destinasi halal di Sulawesi Selatan, dimana kita ketahui dalam beberapa tahun terakhir ini, baru 3 restaurant yamg tersertifikasi halal,” ujar Direktur LPPOM MUI, Tajuddin Abdullah.

Dari data yang ada di LPPOM MUI Sulsel, ada 12 Hotel dan restaurant yang sudah tersertifikasi halal.

“Baru ada 11 atau 12 yang tersertifikasi halal. Untuk Makassar sendiri ada lebih 300 dan itu baru 2 yang di Makassar,” tambah Tajuddin.

Untuk diketahui, Celebes Halal Tourism Community (CHTC) merupakan embrio percepatan destinasi halal dari seluruh stackholder yang memiliki cita-cita memajukan wisata halal.

Selanjutnya, pasca penandatanganan MoU, CHTC akan melakukan pertemuan pelaku industri restaurant.

“Kami dari CHTC akan menjemput bola, menfasilitasi, serta melakukan pertemuan dengan pihak-pihak restaurant untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar President CHTC, HM Azhar Gazali.

Saat ini, di Indonesia, hanya Lombok yang dan Padang yang telah menjadi destinasi wisata halal. Untuk Lombok sendiri, sudah diakui hingga taraf internasional.(**)