Mulai 7 September, Batik Air Terbangi Rute Surabaya ke Labuan Bajo

Tiga hari lagi atau tepatnya 7 September 2018, Batik Air terbangi rute baru Surabaya, Jawa Timur dengan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Tiga hari lagi atau tepatnya 7 September 2018, Batik Air terbangi rute baru Surabaya, Jawa Timur dengan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Tiga hari lagi atau tepatnya 7 September 2018, Batik Air terbangi rute baru Surabaya, Jawa Timur dengan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Dikutip dari siaran pers Lion Group kepada Djournalist.com, Senin 3 September 2018 inaugural flight Batik Air dengan nomor ID6130, direncanakan mulai lepas landas dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pukul 11.10 WIB dan diperkirakan mendarat di Bandara Komodo, Labuan Bajo pada pukul 13.40 WITA.

Advertisment

Untuk rute sebaliknya, Batik Air menggunakan nomor ID6131 yang memiliki jadwal keberangkatan pukul 14.25 WITA dari Labuan Bajo dan akan tiba di Surabaya pada 14.55 WIB.

Penerbangan tersebut akan dioperasikan dengan armada terbaru Airbus A320-200 berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

Penerbangan ini akan dioperasikan secara reguler pergi pulang (PP) satu kali setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Kapten Achmad Luthfie mengatakan, pelayanan ini akan menambah satu lagi alternatif penerbangan bagi wisatawan ke destinasi populer baik Surabaya maupun Labuan Bajo.

Tujuan utama nya kata Luthfie, bakal menghubungkan antar destinasi popular dan memperkuat layanan Batik Air yang saat ini sudah eksis.

” Batik Air dengan bangga memperkenalkan rute baru domestik yang melayani penerbangan langsung dengan pilihan jadwal terbaik antara Surabaya dan Labuan Bajo. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dalam membantu kelancaran serta kesuksesan rute tersebut,”ucapnya.

Selain itu, layanan ini guna menjawab tingginya permintaan wisatawan dan pebisnis terhadap akses perjalanan udara, salah satunya dari generasi milenial yang masih mencari landmark atau ciri khas tempat dari suatu destinasi.

” Kami optimis, pembukaan layanan Surabaya ke Labuan Bajo diharapkan mampu memberikan dampak positif terutama bisa membantu peningkatan potensi bisnis, perdagangan, jasa dan sektor lainnya di kedua kota,” tandasnya.(**)