BI Sulsel Hadirkan Vivi Zubedi di Ajang Pekan Ekonomi Syariah 2018

BI Sulsel mendatangkan Vivi Zubedi, Fashion Designer pakaian Muslim Abaya di Pekan Ekonomi Syariah di Mari. (Foto:djournalist).

BI Sulsel mendatangkan Vivi Zubedi, Fashion Designer pakaian Muslim Abaya di Pekan Ekonomi Syariah di Mari. (Foto:djournalist).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Bank Indonesia Sulsel kembali menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah 2018. Hajatan BI ini digelar di Mal Ratu Indah 14-16 September 2018.

Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan Festival Ekonomi Syariah 2018 tingkat Kawasan Timur Indonesia (KTI) di Balikpapan dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tingkat Nasional di Surabaya.

Advertisment

Kegiatan ini juga upaya Bank Indonesia dalam implementasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang mengintegrasikan pengembangan sektor keuangan dengan sektor riil.

Selain sejumlah lomba, kegiatan juga diisi workshop sertifikasi halal untuk UMKM Sulsel, talkshow dengan para entrepreneur muda syariah, sharia fashion show, hijab tutorial, lomba kesenian, dan sharing informasi dari perbankan terkait produk-produk pembiayaan syariah.

Menariknya, BI Sulsel mendatangkan Vivi Zubedi, Fashion Designer pakaian Muslim Abaya.

Di hadapan peserta talksow designer yang telah menembus pasar internasional Amerika Serikat dan sukses menampilkan hasil karyanya di New York Fashion Week 2018 dan London ini berbagi tips strategi cerdas menembus pasar internasional.

Melengkapi sharingnya entrepreneur muda syariah ini juga menampilkan fashion show dari Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia yang mengangkat konsep sharia fashion bernuansa ethnic Sulawesi Selatan.

” Harapan kita, fashion designer dari Sulsel juga bisa mengikuti jejak sukses Vivi Zubedi menembus pasar internasional dan turut serta dalam pagelaran fashion tingkat internasional,”ujar Kepala BI Sulsel, Bambang Kusmiarso.

Sementara itu, Vivi yang mengawali kariernya sebagai seorang desainer pada 2011 silam banyak bercerita perkembangan dunia fashion yang saat ini sudah merambah ke syaria fashion.

Bahkan di Indonesia sendiri, kata wanita berdarah Medan ini, fashion syaria berkembang dengan sangat pesat.

” Tak hanya diakui di pangsa Indonesia, karya para desainer muslim Indonesia juga diakui oleh mancanegara,”ujarnya. (**)