Ini 4 Tips Desainer Muslim Vivi Subedi Tembus Pasar International

Desainer Muslim Vivi Subedi. (Foto:djournalist).

Desainer Muslim Vivi Subedi. (Foto:djournalist).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Kepala Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso mengemukakan bahwa pelaku ekonomi syariah di Sulsel sudah saatnya mencoba pasar international.

“Potensi industri syariah di Sulsel itu besar sekali. Kalau selama kita cuma jadi buyer sekarang saatnya kita menjadi player,”ungkap Bambang, usai pembukaan resmi Pekan Ekonomi Syariah 2018, di Mall Ratu Indah, Jumat 14 September 2018.

Advertisment

Melihat potensi tersebut, Pekan Ekonomi syariah 2018 yang digelar BI Sulsel menghadirkan Vivi Zubeidi, Fashion Designer pakaian Muslim Abaya, untuk menyebarkan motivasinya kepada pelaku industri Syariah di Sulsel bisa menembus pasar internasional. Berikut tips-tips Vivi,

1. Confident Self
Apa penyebab usaha gagal atau bangkrut? Salah satu penyebab yang paling banyak terjadi karena Confident Self kita kurang (Tidak) Percaya Diri dengan selera dan produk sendiri.

“Percaya diri itu penting, percaya aja sama mata sendiri. Pada saat kita menciptakan suatu produk tidak banyak yang memandang sebelah mata produk kita. Tapi semua orang punya selera masing-masing, jadi percaya aja pada selera sendiri dan langkah sendiri. Apa yang kita fikirkan yah harus kita yakini,”
Ujar Vivi, di hadapan peserta Pekan Ekonomi Syariah 2018.

2. Product Value
Tidak hanya confident self, entrepreneur muda syariah ini menyebut pentingnya sebuah nilai (Value) produk untuk kesuksesan penjualan.

Sebab kata Vivi, nilai produk menjadi pembanding produk yang ditawarkan orang lain dengan jenis yang sama. Sehingga kita tahu barang atau produk tersebut memang sesuai dengan kebutuhan pasar.

3. Bentuk Brand
” Setelah itu bentuklah brand anda dengan sangat bagus sehingga masyarakat tahu lalu anda akan dilirik perbankan dan bisa menjadikan usaha anda go internasional,”pesan Vivi.

4. Bertawakkal
Tidak sampai disitu saja, Vivi yang memulai karirnya 2011 silam mengaku, bertawakkal kepada Allah swt juga menjadi bagian terpenting kesuksesannya.

Disaat tak banyak yang mengetahui abaya rancangannya, Vivi tak pernah patah semangat dan terus berusaha mengenalkan abaya pada wanita muslimah Indonesia.

” Komunikasi dengan allah itu penting, saya pernah mengalami kerugian Rp1 Miliar, tempat usaha dijual dan saya pasrahkan semuanya dengan Allah, kuncinya berserah diri disaat kita mencapai titik rendah Allah kasi akan keajaiban,”pesan Vivi.

Meski terbilang belum lama aktif di dunia mode busana muslim, namun desainer asli Medan ini sudah menunjukkan kemampuannya, bahkan hingga ke kancah internasional. Ia pernah memamerkan karyanya di London dan New York dan memiliki butik di New York, Amerika bersama sejumlah desainer lainnya.

” Fashion syaria berkembang dengan sangat pesat. Tak hanya diakui di pangsa Indonesia, karya para desainer muslim Indonesia juga diakui olemancanegara,” ucap Vivi mengakhiri sharingnya. (***)