BPPD-ASITA Sulsel Tangkap Peluang Sales Mission Danau Toba

Table Top Sumatera Utara di Makassar.

Table Top Sumatera Utara di Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan bersama DPD ASITA Sulsel mendesak agar sales mission Pesona Danau Toba di Makassar bisa memberikan efek positive di Sulawesi Selatan.

“Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan memiliki karakteristik yang sama. Kita bisa lihat bagaimana budaya Batak dan Toraja hampir memiliki kesamaan,” ujar Ketua DPD ASITA Sulsel Didi Leonardo Manaba saat membuka Table Top Sumatera Utara di Makassar.

Advertisment

Dalam kegiatan table top itu, Didi juga mengajak pelaku industri Sumatera Utara untuk mendorong agar airline membuka direct flight atau penerbangan langsung Makassar – Medan melalui kerjasama paket wisata bersama.

“Sulsel punya Toraja. Kita juga punya marine tourism di Selayar. Sudah ada penerbangan langsung dari Makassar dengan destinasi Selayar. Kita sama-sama memanfaatkan potensi yang ada,” kunci Didi.

Didi yang juga Kepala BPPD Sulsel menjelaskan kearifan lokal di Sulawesi Selatan sangat beragam.

“Kita juga punya local hospitality yang dikenal dengan kata Sombere. Walikota Makassar dan pelaku industri Sulsel menitipkan hal ini agar disosialisasikan,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif BPPD Sulsel Hendra Nick Arthur mengatakan Sulsel tinggal tunggu incentive airline dan political will pemerintah daerah agar Sulsel bisa menjadi tujuan utama pariwisata.

“Kita mau mendorong agar destinasi di Sulsel bisa masuk 10 bali baru tahun depan. Jadi promosinya bisa di support full kementerian seperti Danau Toba yang di promosikan di 6 kota besar di Indonesia,” ujar Hendra

Apalagi, lanjutnya Sulsel sudah memiliki destinasi marine tourism yang lagi hits seperti keindahan laut Kepulauan Selayar yang memiliki perpaduan daya tarik Maldives dan Caribian.

“Belum lagi destinasi Tana Toraja dan Toraja Utara. Masih banyak objek baru yang memiliki data tarik dunia. Gubernur Sulsel saat ini sudah berbenah mulai dari infrastruktur hingga fasilitas direct flight,” tutupnya. (**)