Penurunan Harga Tiket Pesawat Kembali Gairahkan Wisata Nusantara

Penurunan Harga Tiket Pesawat Kembali Gairahkan Wisata Nusantara. (Foto:ist)

Penurunan Harga Tiket Pesawat Kembali Gairahkan Wisata Nusantara. (Foto:ist)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sulawesi Selatan meminta Indonesia National Air Carrier Association (INACA) tetap konsisten dengan penurunan harga tiket yang telah disepakati.

Diketahui sebelumnnya, maskapai Nasional yang tergabung di Indonesia National Air Carrier Association (INACA) memutuskan menurunkan harga tiket sejak 11 Januari 2019.

Advertisment

Adapun rute penerbangan yang sudah mengalami penurunan harga diantaranya, Jakarta-Denpasar, Jakarta-Jogja, Jakarta-Surabaya, dan beberapa rute lainnya yang akan diikuti penurunannya pada hari ini atau besok.

” Semoga dapat kembali menggairahkan wisatawan nusantara, kita berharap INACA menurunkan harga tiket jangan setengah-tengah, harus konsisten dan merata, jangan hanya sebagian rute saja,” tegas Ketua ASITA Sulsel, Didi L Manaba saat dikonfirmasi, Senin 14 Januari 2018.

Untuk itu, ia berharap penurunan tersebut akan memberi dampak yang positif untuk wisata nusantara tentunya yang sebelumnya sepi karena tarif penerbangan tinggi.

” Kenaikan harga tiket kemarin sangat mengganggu transportasi udara, pariwisata terhambat karena harga tiket, tapi kalau murah tentu kita support, pariwisata bergairah, orang-orang banyak bergerak dan hotel-hotel terisi,”harap Didi.

Dengan melambungnya harga tiket, lanjut Didi, banyak hal yang dirugikan khususnya bagi pelaku usaha travel dan masyarakat pada umumnya yang ingin melakukan perjalanan.

” Apalagi ini momentum liburan, minimal sampai Februari harga normal. Karena ini sudah desakan dari pelanggan, bukan kami,”tutup Didi.

Sebelumnnya, Ketua Umum INACA, Ari Askhara dalam siaran persnya, Minggu (13/1/19) menyatakan, zeluruh anggota INACA, kata dia, serta seluruh jajaran terkait pemangku kepentingan layanan penerbangan nasional seperti pengelola bandara, badan navigasi, hingga pemangku kepentingan lainnya telah melaksanakan pembahasan intensif terkait penurunan struktur biaya pendukung layanan kebandara udara dan navigasi agar dapat selaras dengan mekanisme pasar industri penerbangan dan daya beli masyarakat.

Melalui penyesuaian struktur biaya layanan penerbangan tersebut khususnya pada aspek biaya pendukung layanan kebandarudaraan dan biaya navigasi, maskapai dapat melakukan penyesuaian cost structure operasional layanan penerbangan sehingga dapat menurunkan tarif tiket penerbangan.

Lebih lanjut Dirut Garuda Indonesia ini menjelaskan, dengan melalui penurunan tarif tiket penerbangan tersebut, INACA berharap akses masyarakat terhadap layanan transportasi udara dapat semakin terbuka luas.

Selain itu, diharapkan komitmen bersama ini dapat meningkatkan sektor perekonomian nasional mengingat layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan infrastruktur perekonomian.

“INACA memastikan penurunan tarif tiket penerbangan tersebut sesuai dengan koridor regulasi dan aturan tata kelola industri penerbangan nasional dan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan dengan tetap meningkatkan pengawasan atas safety dan maintenance seluruh pesawat. Intinya penurunan tarif ini seluruh maskapai akan tetap dan terus meningkatkan safety penumpang,” imbuhnya.

Ditambahkannya, penurunan yang dilakukan ini bukti kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat atas accessibility transportasi udara, di tengah kesulitan maskapai nasional yang sudah cukup lama terjadi. (**)