2019, Akseleran Target Penyaluran Kredit Rp 1 Triliun

(kiri) VP Sales Akseleran, Eben Napitupulu dan Head of Public & Government Relation, Rimba Laut saat memaparkan kinerja Akseleran di Cafe The Bos, Kamis 27 Juni 2019. (foto:ist)

(kiri) VP Sales Akseleran, Eben Napitupulu dan Head of Public & Government Relation, Rimba Laut saat memaparkan kinerja Akseleran di Cafe The Bos, Kamis 27 Juni 2019. (foto:ist)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Perusahaan layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech) peer to peer lending PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) menargetkan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 1 triliun hingga akhir tahun 2019.

” Saat ini kami masih fokus penyaluran kredit produktif bukan kredit konsumtif yang rata-rata mereka yang beromzet Rp500 juta-Rp1 Miliar. Dan mereka adalah para pelaku usaha mikro atau ecommerce yang sudah bergabung di Bukalapak atau Tokopedia,” kata Head of Public & Government Relation Akseleran, Rimba Laut di Cafe The Bos, Kamis 27 Juni 2019.

Advertisment

Pihaknya pun optimis target tersebut bisa direalisasikan dengan sejumlah strategi, diantaranya, intensifikasi produk, jaringan, dan melakukan kerja sama utamanya melalui skema supply chain financing.

Sementara, VP Sales Akseleran, Eben Napitupulu menyebutkan, saat ini jumlah borrower (peminjam) Akseleran untuk wilayah Sulsel sendiri masih sangat kecil yaitu 50 orang dengan total pinjaman yang disalurkan sebesar Rp196 juta.

“Hingga akhir tahun target penyaluran baik lender maupun borrower meningkat 2 hingga 3x lipat khususnya Sulsel dan Makassar,” sebut Eben.

Secara nasional sendiri kata Eben, Akseleran menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp1 Triliun.

” Target lender secara nasional Rp120 Ribu, sementara saat ini lender sudah 100 ribu, jadi memang sangat cepat pertumbuhannya,”tambah Eben.

Sementaran tercatat, hingga pertengahan Juni 2019, jumlah lender Akseleran di Sulsel 373 orang dimana 264 orang diantaranya berasal dari Makassar.

” Makassar penyumbang lender terbesar akseleran Sulsel, total investasinya Rp 2,4 Miliar hingga Juni ini, Makassar sendiri total investasinya Rp 2,3 Miliar,” lanjutnya.

Eben menegaskan, mayoritas lender di Sulsel merupakan investor yang berasal dari kalangan menengah ke atas. Secara rinci ia menyatakan, dari total lender yang berinvestasi di Akseleran, 80% di antaranya merupakan kalangan milenial dengan rentan usia 19-34 tahun.

” Untuk sisa persentase lainnya, 15% jumlah lender di Makassar berasal dari usia 35-54 tahun, selebihnya usia 55 tahun ke atas sebanyak 5 persen, hal ini terjadi karenabkaum milenial saat ini merupakan pengguna internet tertinggi di Indonesia dan banyaknya kaum milenial yang sudah semakin melek terhadap investasi online yang legal seperti Akseleran, “ tambah Eben.

Diketahui, Akseleran sebagai fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (***)