Jepang Masih Tujuan Ekspor Terbesar Sulsel

Kepala BPS Sulsel, Yos Hardiansyah.

Kepala BPS Sulsel, Yos Hardiansyah.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulsel pada bulan Juli 2019 tercatat mencapai US$ 97,10 juta.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,43 Persen bila dibandingkan nilai ekspor bulan Juni 2019 yang mencapai US$ 95,73 Juta.

Advertisment

Berbeda dengan itu, capaian Juli 2019 tercatat mengalami penurunan sebesar 13,12 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 111,77 Juta.

Sementara itu, ada lima komoditas utama yang diekspor pada Juli 2019 yaitu nikel, biji bijian berminyak dan tanaman obat, besi dan baja, garam, belerang dan kapur, serta lak, getah dan damar dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 63,85 persen, 9,88 persen, 6,50 persen, 6,47 persen dan 3,74 persen.

Kepala BPS Sulsel, Yos Hardiansyah mengatakan, sebagian besar ekspor pada bulan Juli 2019 ditujukan ke Jepang, Tiongkok, Australia, Korea Selatan, dan Taiwan dengan proporsi masing-masing 66,76 persen, 21,64 persen, 5,49 persen, 2,28 persen dan 1,06 persen.

Sementara ekspor terbesar Sulawesi Selatan pada bulan Juli 2019 melalui Pelabuhan Malili dengan nilai US$ 62,00 juta (63,85 persen) disusul pelabuhan Makassar dengan nilai US$ 27,74 juta (28,57 persen) dari total nilai ekspor Sulawesi Selatan.

Dibandingkan dengan bulan Juni 2019 ekspor Sulawesi Selatan melalui Pelabuhan Malili menurun sebesar 5,37 persen dan ekspor yang melalui pelabuhan Makassar meningkat 36,24 persen. (***)