Pemprov Sulsel dan Garuda Indonesia Bersinergi Dukung Pemulihan Ekonomi

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 4 Agustus 2020

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 4 Agustus 2020

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pemulihan ekonomi menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 4 Agustus 2020. Garuda akan membuka rute baru dan juga pemulihan pada jumlah penumpang dan kargo.

Dukungan transportasi udara pada sektor pariwisata juga tidak kalah pentingnya. Prof Nurdin menyebutkan, saat ini fokus utama adalah bergelut memutus mata rantai Covid-19.

Advertisment

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam membentuk Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19.

“Saya kira sekarang, kita tentu harus pertama, sebelum membuka (pariwisata), kita pastikan bahwa protokol Covid-19 itu dilakukan secara ketat,” ujarnya.

Protokol kesehatan tetap harus dilakukan, sembari menantikan vaksin untuk pendemi ini telah tersedia.

“Selama itu kita tentu harus betul-betul memastikan apa pun aktivitas yang kita buka, tentu protokol Covid-19 yang menjadi utama,” imbuhnya.

Potensi ekonomi Sulsel juga masih sangat besar, dan sudah mulai bergerak. Diharapkan, pandemi ini lebih cepat selesai.

“Kita bisa lihat, kita tumbuh kuartal kedua ini pertanian kita tumbuh sangat bagus, ekspor kita tumbuh sangat bagus. Jadi opportunity (peluang) kita sangat besar,” paparnya.

Sedangkan Irfan Setiaputra, menyebutkan, berbagai upaya dilakukan pihak Garuda dengan dukungan Pemprov Sulsel agar penerbangan bisa kembali normal. Rencana pembukaan rute ini diharapkan meningkatkan perekonomian dua lokasi yang dihubungkan.

“Ini maksudnya untuk meningkatkan perekonomian dari kedua belah lokasi. Khususnya kita bisa juga meningkatkan kargo, baik yang berasal dari Sulsel maupun ke negara-negara lain dan destinasi lain di Indonesia,” pungkasnya.(***)