BI Luncurkan TP2DD untuk Dua Kota dan Kabupaten

MAKASSAR, DJOURNALIST. Com – Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan Penandatanganan Surat Keputusan (SK) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) oleh empat Pemerintah Kabupaten dan dua Pemerintah Kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Penandatanganan SK yang dilangsungkan di hotel Four Points, Makassar, tersebut dihadiri sekaligus disaksikan oleh Gubernur Sulsel rNurdin Abdullah, Kepala Perwakilan BI
Sulsel, Bambang Kusmiarso, Kepala OJK Regional 6, dan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Advertisment

Penandatanganan SK TP2DD oleh empat Pemkab dan dua Pemkot di wilayah Pemerintah Sulsel tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan nyata dalam rangka mendukung inovasi, percepatan, dan perluasan elektronifikasi transaksi pemda
(ETP), integrasi pengelolaan keuangan daerah, serta dukungan terhadap integrasi ekonomi
dan keuangan digital.

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Bambang Kusmiarso mengatakan, sedikitnya terdapat tiga manfaat dibentuknya TP2DD di empat Kabupaten dan dua kota di wilayah Makassar. Pertama, pengelolaan keuangan daerah diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah, ekonomi inklusif bertambah kuat, dan kesejahteraan lebih merata.

Kedua, pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan kualitasnya melalui transaksi keuangan yang lebih cepat, mencegah kebocoran anggaran pendapatan/belanja serta menciptakan transparansi.

” Ketiga, integrasi ekonomi dan keuangan digital dapat terwujud lebih cepat, “ujarnya.

ETP sendiri adalah suatu upaya untuk mengubah transaksi pendapatan dan belanja Pemerintah di daerah dari sebelumnya menggunakan cara tunai beralih ke non-tunai
berbasiskan digital. Instrument non-tunai tersebut tidak terbatas pada pembayaran melalui teller, namun juga dari kanal lainnya seperti QR Indonesian Standard (QRIS), Financial technology (Fintech), aplikasi internet dan mobile banking.

” Diharapkan dapa mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik dan meningkatkan
potensi penerimaan Pemda melalui pemanfaatan teknologi, “tambah Bambang Kusmiarso

Oleh karena itu, dengan dibentuknya TP2DD tersebut diharapkan dapat membawa seluruh di pemerintah daerah baik di level provinsi maupun kabupaten/kota agar
dapat memasuki tahap 3, yaitu ekspansi dalam waktu singkat. (***)