BI Sulsel-TNI AL Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 ke 6 Pulau 3T di Sulsel

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) bersama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 pada tanggal 22 hingga 28 September 2022.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) bersama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 pada tanggal 22 hingga 28 September 2022.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) bersama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 pada tanggal 22 hingga 28 September 2022.

Kegiatan semacam ini dilakukan secara berkelanjutan oleh BI Sulsel dan telah terlaksana sebanyak 7 (tujuh) kali sejak tahun 2016.

Advertisment

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, yang adalah kegiatan Kas Keliling di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T), akan menjangkau 6 (enam) pulau di wilayah perairan Sulawesi Selatan, yaitu Pulau Kapoposang, Pulau Sarappo Lompo, Pulau Bonerate, Pulau Rajuni, Pulau Jampea, dan Pulau Pasi Gusung Selayar.

Kegiatan ini juga akan diisi dengan layanan penukaran uang, sosialisasi atau edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta penyerahan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Lebih lanjut, bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulsel, dalam kegiatan kali ini juga akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat dan sunatan gratis bagi anak-anak yang ada di pulau.

Lewat pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sulsel berharap kualitas Uang Rupiah yang beredar di wilayah 3T dalam kondisi layak edar, jumlah nominal yang cukup, serta pecahan yang sesuai,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Causa Iman Carana.

“BI Sulsel juga berharap agar masyarakat dapat semakin mencintai, bangga dan memahami Rupiah. Kehadiran Rupiah di seluruh pelosok negeri merupakan salah satu wujud nyata kontribusi Bank Indonesia dalam menjaga dan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini,” lanjutnya. (***)