MIF 2022, Pelindo Group Gelar Mini Exhibition Kepelabuhanan

PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group mengadakan mini exhibition dalam rangka Makassar Investment Forum (MIF) 2022 yang digelar Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Economic Diplomatic Cooperation (EDC) di Hotel Four Points by Sheraton Makassar selama dua hari, Selasa dan Rabu (8 & 9 November 2022).(foto:ist)

PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group mengadakan mini exhibition dalam rangka Makassar Investment Forum (MIF) 2022 yang digelar Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Economic Diplomatic Cooperation (EDC) di Hotel Four Points by Sheraton Makassar selama dua hari, Selasa dan Rabu (8 & 9 November 2022).(foto:ist)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group mengadakan mini exhibition dalam rangka Makassar Investment Forum (MIF) 2022 yang digelar Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Economic Diplomatic Cooperation (EDC) di Hotel Four Points by Sheraton Makassar selama dua hari, Selasa dan Rabu (8 & 9 November 2022).

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick mengatakan bahwa selama dua hari MIF 2022 berlangsung, pihaknya akan mengadakan mini exhibition atau pameran mini yang berkaitan dengan kepelabuhanan.

Advertisment

“Kami akan menampilkan berbagai informasi terkait kepelabuhanan yang dapat dilihat atau disaksikan pengunjung di booth atau stand mini exhibition selama 2 hari event berlangsung,” kata Patrick.

Amran Silalahi, selaku Executive Director Economic Diplomatic Cooperation (EDC) Forum MIF 2022 menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota Makassar dan didukung oleh pihaknya untuk menyelenggarakan forum investasi nasional dengan penekanan pada Sektor Infrastruktur dan Maritim.

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan mendorong arus investasi melalui arus Domestic Direct Investment (DDI) dan Foreign Direct Investment (FDI).

“Langkah tersebut diimplementasikan melalui strategi yang dijalankan di antaranya dengan perbaikan kemudahan berusaha, mendorong eksekusi realisasi investasi besar dengan mendorong kemitraan dengan pengusaha nasional di daerah, mendorong peningkatan investasi dalam negeri atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA), serta penyebaran investasi berkualitas dan promosi investasi,” tutur Amran.

Menurutnya, MIF 2022 diharapkan dapat menjadi wadah bertemunya proyek strategis daerah Regional Sulawesi dengan para investor dalam negeri maupun luar negeri.

Kegiatan MIF 2022 lanjut dia, merupakan salah satu rangkaian program Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tahun 2022.

“Di mana fokus sektor forum ini akan menghadirkan penekanan pada sektor Maritim dan Infrastruktur dengan memberikan peluang dan proyek investasi yang siap ditawarkan kepada berbagai investor,” sebutnya.(***)