PNM Lantik Community Leader, Agen Pemberdayaan bagi Pelaku UMKM

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melantik empat perwakilan Community Leader yang berasal dari masing-masing daerah seperti kota Ambon, Papua, Papua Barat dan Makassar.(foto:ist)

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melantik empat perwakilan Community Leader yang berasal dari masing-masing daerah seperti kota Ambon, Papua, Papua Barat dan Makassar.(foto:ist)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melantik empat perwakilan Community Leader yang berasal dari masing-masing daerah seperti kota Ambon, Papua, Papua Barat dan Makassar.

Pelantikan ditandai dengan penyematan pin oleh Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PT PNM, Dicky Fajrian didampingi Pemimpin PNM Cabang Makassar, Maimun Bakri disela-sela event Pesta Nasabah Mikro PNM di Benteng Fort Rotterdam yang digelar 26-27 November 2022.

Advertisment

Community Leader nantinya akan menjadi agen pemberdayaan bagi pelaku UMKM agar produk lokal yang mereka hasilkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas dengan memanfaatkan platform digital. Bahkan bukan tidak mungkin produk lokal UMKM bisa menjangkau pasar internasional.

“Untuk bisa memberdayakan nasabah di bidang digital, kita perlu mengupgrade kompetensi (Community Leader) untuk paham bagaimana mendampingi nasabah di era digital,” jelas Kepala Disivi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PT PNM, Dicky Fajrian.

Selain pelantikan juga digelar Webinar dengan tema “Social Media Memikat, Usaha Meningkat” dengan jumlah peserta 20.000 yang terdiri dari nasabah binaan PNM secara nasional.

Selain Webinar PNM juga melakukan pendampingan untuk on boarding social media agar bisa memperluas pemasaran usahanya melalui pasar digital atau online dan nasional yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas.

Sementara, Pemimpin PNM Cabang Makassar, Maimun Bakri menambahkan Community Leader terdiri dari 300 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia Timur, mulai dari Makassar, Ambon, Papua, Palu, Kendari, dan Palopo.

“Harapan kami setiap kota ada perwakilan Community Leader agar program pemberdayaan kepada nasabah lebih masif lagi,” beber Maimun.(***)